Minggu, 04 Mei 2014

Ronda

Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. (Luk 10:33)

Untuk mengamankan lingkungan, maka di Indonesia dikenal siskamling atau sistem keamanan lingkungan. Intinya adalah penjagaan keamanan secara swadaya oleh sesama warga dengan perondaan.  Di Ingris, siskamling ini memanfaatkan kemajuan teknologi. Dengan menggunakan laptop dan koneksi internet, maka warga Inggris bisa melakukan pengawasan melalui kamera CCTV. Jika mereka melihat sesuatu yang mencurigakan, maka ada tombol "alert" yang dapat ditekan untuk mengirimkan pesan otomatis ke pihak yang berwenang. Ada hadiah uang sekitar Rp 14,5 juta yang dijanjikan jika ada warga yang berhasil menangkap pelaku kriminalitas.

Pada masyarakat perkotaan, kepedulian warga terhadap lingkungan sekitarnya menurun secara drastis. Bahkan dengan tetangga di sebelah rumah pun tidak saling mengenal. Hal itu yang dimanfaatkan oleh para teroris dalam bersembunyi. Banyak orang yang kaget ketika tahu bahwa tetangganya ditangkap polisi anti teror.

Peduli itu berbeda dengan paranoid, yaitu kecurigaan yang berlebihan. Peduli itu sikap waspada secara objektif. Jika ada orang yang butuh pertolongan maka dia rela mengulurkan tangan. Itu yang dilakukan oleh orang Samaria. Ketika orang-orang lain tidak mau peduli, orang Samaria ini mau mengulurkan tangan. Lingkungan kita akan menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk ditinggali ketika kita mau mengurusinya [Purnawan]

SMS from God: Siapakah sesamaku? Sesamaku, di antaranya, adalah tetangga-tetanggaku.
If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It