Kamis, 17 April 2008

Tips Berinternet Murah

Bagi orang yang tinggal di kota kecil, seperti Klaten tempat tinggal saya, pilihan untuk koneksi internet yang cepat tapi murah itu sangat terbatas. Bagi rumah yang sudah memiliki sambungan telepon kabel, bisa memanfaatkan telkomnet instant. Tapi kecepatannya hanya 52 kbps, padahal tarifnya sekitar 10 ribu/jam. Kalau mau yang lebih cepat, tersedia Telkom Speedy. Tapi pemakaian minimumnya masih terlalu mahal. Untuk paket personal, pelanggan harus membayar 200 ribu. bulan. Padahal pengeluaran saya untuk internet belum mencapai 80 ribu/bulan.

Maka pilihan yang ketiga adalah menggunakan warnet. Tarifnya 2500-3000/jam. Tapi ini pun ada kelemahannya. Jika pengunjung sedang babak, maka niscaya koneksi akan sangat lambat. Untuk membuka halaman Gmail saja bisa membutuhkan waktu 3 menit.

Seiring dengan maraknya telekomunikasi nir kabel, memang tersedia makin banyak pilihan. Tapi rata-rata tarifnya masih mahal. Terutama untuk GSM.

Maka ketika Starone sampai di kota saya maka saya pun berminat untuk menggunakannya. Bagaimana tidak untuk kuota 1 GB, hanya dipatok tarif 99 ribu. Sayangnya paket ini untuk sementara belum bisa diambil karena Starone sedang memantapkan jaringan lebih dulu. Pilihan yang tersedia adalah paket pra bayar dengan tarif Rp.75,-/menit. Bila dibandingkan dengan telkomnet instan yang saya pakai selama ini, tarif ini jauh lebih murah.

Untuk mendapatkan koneksi Straone, maka kita harus menyediakan modem lebih dulu. Bisa dengan HP CDMA yang memiliki modem, bisa dengan modem USB, atau PCMCIA Card. Harga antara HP dan USB yang bisa untuk modem sebenarnya hampir sama. Tapi saya cenderung memilih USB modem dengan pertimbangan kemampuannya lebih baik karena khusus untuk modem, bila dibandingkan dengan HP yang harus berbagi dengan fitur-fitur yang lain.

Karyawan di galeri Indosat menyarankan supaya memilih merek Huawei saja. Tapi setelah cari tahu harganya, ternyata mendekati satu juta. Maka pilihan berikutnya adalah Venus. Tapi karyawan itu mewanti-wanti bahwa merek ini cepat panas. Jika dipakai terlalu lama, maka alat ini menjadi panas dan bisa merusak chip Starone. Namun harganya terjangkau. Saya memberli seharga Rp. 420 ribu di ELS Komputer, Terban. Memang benar, modem ini cepat sekali panas. Tapi saya ambil positifnya saja. Karena cepat panas, maka saya tidak berani berlama-lama on line. Dengan begitu, biaya koneksi terkontrol.

Meski tarifnya relatif lebih murah, namun sebaiknya kita juga tetap bijak di dalam menjelajahi dunia maya. Dengan persepsi biaya murah, maka ada kemungkinan kita keenakan di dalam berselancar sehingga biaya koneksi jadi membengkak. Berikut ini tips-tips berinternet murah, berdasarkan pengalaman saya:

Tetapkan lebih dulu tujuan Anda di dalam berinternet. Misalnya untuk mencari data-data tertentu. Lebih baik jika ditulis lebih dulu jenis data yang akan dicari. Termasuk juga dalam menentukan kata-kata kunci atau "keyword" yang akan diketik pada mesin pencari. Ini akan lebih menghemat waktu daripada Anda masih kebingungan ketika sudah terkoneksi, padahal tarif terus berjalan.

Ada dua jenis koneksi, yaitu time based dan volume based. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Tarif time based, mendasarkan tarif berdasarkan pada durasi waktu yang Anda habiskan dalam berinternet. Semakin lama Anda terkoneksi, maka semakin mahal tagihannya. Jika memilih jenis ini, sebaiknya membuka browser lebih dari satu. Unduhlah data sebanyak-banyaknya. Sedangkan tarif volume based menghitungkan besaran biaya berdasarkan jumlah byte yang Anda unduh. Tak peduli berapa lama Anda terkoneksi, tapi jika arus data yang keluar masuk sangat besar, maka tarifnya akan melambung.

Untuk email, sebaiknya gunakan fasilitas Outlook Express. Program ini dapat mengunduh email dan menyimpan di komputer kita. Jika semua email sudah terambil, maka putuskan koneksi internet. Jawablah secara offline. Setelah semua email sudah siap, lakukan koneksi internet dan kirimkan semua email Anda. Dengan cara ini, dapat lebih menghemat daripada kita membalas email sembari masih on-line. Tidak semua alamat email dapat menggunakan Outlook Express, hanya yang memiliki fasilitas POP3 saja. Contohnya, Telkom.net dan Gmail.com.

Kalau Anda ngeblog di Multiply dan Blogspot, sebaiknya Anda memanfaatkan fasilitas posting lewat email. Caranya, pada setting di masing-masing blog buatlah alamat email blog Anda. Alamat email ini digunakan sebagai alamat tujuan ketika mengirimkan posting. Setelah itu, Anda dapat mengirimkan tulisan melalui email Anda.

Pakailah fitler spam dan jangan terlalu banyak ikut milis. Ingat, setiap byte yang terkirim ke email Anda berarti Anda keluar uang.

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It