Senin, 18 Juni 2007

Sepuluh Kiat Mengampuni

 

1.       Hayatilah perasaan yang terluka dan berduka itu. Yesus berjanji"Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur." (Mat.5:4)

2.       Tundukanlah diri Anda di hadapan Allah. Ingatlah bagaimana Allah telah mengampuni Anda (lihat Luk.23:33,34; Kol.3:13). Hampirilah salib! Anda akan mendapat keadilan dan kekuatan!

3.       Mintalah karunia dan kuasa untu mengampuni (Luk.11:9,10). Mungkin batin kita berontak, "Aku tidak mungkin mengampuninya!" Tidak apa-apa. Ceritakan saja pada Yesus. Dia pasti bisa mengerti Anda.

4.       Sedapat mungkin jauhi orang yang akan menyakiti Anda. Jika hal itu tidak mungkin, maka Anda harus sabar, mengampuni dan merendahkan diri (Kol.3:13; Ef. 5:21)

5.       Hilangkan niat untuk menuntut balas karena pembalasan adalah hak Allah. (Rom.12:19)

6.       Jangan mengungkit-ungkit permasalahan di masa lampau yang sudah Anda ampuni. Di dalam keluarga, kadangkala sulit untuk menghindari godaan ini ketika sedang terjadi pertengkaran.

7.       Tetaplah mengampuni ketika memori tentang pengalaman pahit itu muncul kembali atau orang itu terus-menerus menyakiti kita(Mat.18:21-22). Iblis senang sekali menggunakan cara ini. Anda harus waspada terhadap kemungkinan ini terjadi.

8.       Tolaklah perbuatan jahat. Jangan memberi toleransi kepadanya (Rom.12:21). Jika perlu, galanglah kekuatan dengan orang lain untuk memerangi  perbuatan jahat itu. Tuhan tidak menghendaki Anda menjadi korban yang pasif, pasrah dan tidak mau melawan.

9.       Gantikan perasaan benci dengan kasih yang mengampuni. "Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu" (Ef.4:31-32). Kevakuman rohani adalah situasi yang membahayakan (Mat.12:43-45). Setelah menghilangkan perasaan marah dan benci, segera isi hati Anda dengan kasih illahi.

10.   Manfaatkan pelayanan konseling dan pemulihan yang ada di gereja Anda. Mereka menyediakan tenaga profesional yang dapat membantu Anda (purnawan)

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It