Kamis, 30 Desember 2004

Tips Konsumen: APAKAH VACUUM CLEANER AMAN BAGI PENDERITA ASMA?

Bagi penderita asma, menyapu, yang sebenarnya merupakan pekerjaan yang sederhana, bisa berubah menjadi bencana. Debu-debu yang berterbangan dapat mendatangkan serangan asma. Untungnya, tugas rutin ini dapat digantikan oleh alat penyedot debu atau vacuum cleaner. Tapi, apakah vacuum cleaner benar-benar menghilangkan debu? Tipe mana yang terbaik?



Saat ini, perkakas rumah tangga yang satu ini mudah sekali ditemukan pada rumah-rumah kelas menengah ke atas. Selain karena praktis, vacuum cleaner tidak menyebabkan debu-debu beterbangan seperti kalau kita menyapunya.

Ada tiga tipe vacuum cleaner yang dapat Anda temui di pasaran. Masing-masing mempunyai keunggulan dan kekurangan.

Tipe yang pertama, adalah jenis tegak (uppright), di mana antara pipa penyedot, mesin dan kantong penyimpan debu menyatu secara kompak. Tipe ini merupakan pilihan yang terbaik untuk membersihkan karpet atau permadani yang luas dan tebal. Dengan bulu sikat yang berputar, alat ini mampu membongkar debu-debu yang terselip di sela-sela bulu karpet dan menyedotnya. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya menyedot serabut-serabut halus seperti rambut dan bulu.

Sayangya, vacuum cleaner tipe tegak mengalami kesulitan untak menjangkau sela-sela, di kolong-kolong, dan sudut ruangan.

Untuk pekerjaan seperti itu, bisa dilakukan oleh tipe silinder. Pada tipe ini, pipa penghisapnya terpisah dari mesin dan kantong penyimpan debu, sehingga dapat leluasa menerobos celah-celah sempit. Vacuum cleaner tipe ini tidak menggunakan bulu sikat putar melainkan membuat daya sedot yang kuat. Karenanya sangat ideal untuk membersihkan lantai rumah yang keras.

Tipe ketiga -yang sukar sekali dicari di pasaran karena tidak banyak diproduksi-adalah vacuum cleaner multi purpose yang juga memakai cara menyedot. Jenis ini paling berisik, paling berat, dan lebih merepotkan.


Keluhan Pemakai

Walau vacuum cleaner sangat membantu dalam urusan pekerjaan rumah tangga, tak urung alat ini juga menimbulkan sejumlah keluhan dari pemakainya.

Keluhan yang umum adalah mengenai bobot dan ukuran alat ini yang terlalu berat dan besar. Vacuum cleaner jenis tegak karena antara pipa penyedot dan kantongnya menyatu, menjadikan alat ini berat dan susah diangkat ke lantai atas. Beberapa merk tipe silinder juga berat.

Keluhan lainnya adalah masalah suaranya yang terlalu bising. Suara yang terkeras dikeluarkan oleh tipe tegak. Khusus tipe tegak, keluhan kadang juga disebabkan karena alat ini sering terjungkal ketika dipakai untak membersihkan tangga.


Aman Bagi Penderita Asma?

Serangan asma sebenarnya adalah gejala alergi terhadap debu, tepung, bulu, atau serat-serat halus. Seorang penderita asma akan mengalami kesulitan bernapas bila menghirup benda-benda kecil ini.(Bulu kucing juga bisa mendatangkan alergi. Bulu ini mudah ditemukan di mana saja, bahkan pada rumah yang tidak memelihara kucing. Hal ini terjadi karena bulu ini sangat ringan dan mudah sekali dihembuskan oleh angin. Selain bulu kucing, tepung sari bunga juga dapat menimbulkan alergi, tapi terbatas pada tanaman tertentu saja).

Lalu bagaimana memilih vacuum cleaner untuk penderita asma? Pertimbangan utama dalam memilih adalah kemampuannya menyedot debu, tanpa mengeluarkannya kembali.

Debu-debu biasanya terselip dalam karpet, permadani, bantal, kasur, korden, dan peralatan rumah tangga lainnya. Semakin banyak debu yang dapat disedot, lebih baik. Antara tipe tegak dan silinder -walaupun menggunakan cara kerja yang berbeda- tapi tidak ada yang lebih unggul daripada yang lain. Tapi, satu catatan kecil: bulu sikat putar pada jenis tegak dapat menerbangkan debu. Artinya, bisa mendatangkan serangan asma.

Pertimbangan lainnya dalam memilih vacuum cleaner adalah kantong penyimpan debu harus benar-benar rapat menyimpan debu, bukannya membuangnya lagi lewat saluran pembuangan udara. Filter-filter dalam saluran pembuangan harus cukup rapat dalam memerangkap debu-debu.

Berikut ini beberapa kelengkapan (feature) yang biasanya terdapat pada vacuum cleaner, baik jenis tegak atau silinder:

1. Tabung teleskopis

Sistem ini mirip antene atau teleskop bajak laut yang bisa diatur panjang-pendeknya. Dengan sistem ini, pegangan vacuum cleaner bisa diatur tinggi rendahnya sesuai ukuran tubuh pemakai.

2. Pengatur daya sedot (variable suction control)

Kekuatan maksimal biasa dipakai untak membersihkan lantai. Sedangkan kekuatan yang lebih rendah untak membersihkan kain, korden, serta perabotan yang menempel di dinding dan permadani.

3. Penggulung kabel otomatis (Automatic Cord Rewind)

Setiap vacuum cleaner harus mempunyai kabel yang panjang agar bisa menjangkau seluruh ruangan. Panjang kabel biasanya 9-12 meter. Untuk ini diperlukan penggulung kabel otomatis.

4. Peringatan "kantong penuh" atau "bag full" indicator.

5. Reusable paper bag

Kantong penyimpan debu dapat dikosongkan bila telah penuh, dan dipakai satu-dua kali lagi.


Tips Membeli

· Mintalah pada penjualnya untuk mendemonstrasikan bagaimana menggunakan alat dan kegunaan setiap feature yang dimiliki. Tanyakan hal-hal yang belum dimengerti, jangan malu-malu.

· Lihat dan bacalah buku petunjuknya, apakah bahasanya bisa dimengerti atau disertai gambar-gambar yang jelas.

· Bayangkan seluruh ruangan rumah Anda. Apakah alat tersebut cukup efektif membersihkan? Membayangkan juga letak-letak perabotan. Pilihlah yang cukup leluasa menjangkau tempat-tempat sempit seperti celah-celah dan kolong.

· Angkatlah vacuum cleaner dengan tangan. Rasakan apakah Anda cukup kuat membawa alat ini ke seluruh ruangan, termasuk juga bila akan membawa ke lantai atas.

· Bila Anda memilih vacuum cleaner jenis tegak, cobalah melepas tabung dari mesinnya dan memasang kembali. Apakah Anda mudah melakukannya atau menemui kesulitan.

· Dengarkan suara vacuum cleaner. Suara yang cukup keras akan mengurangi kenyamanan kerja. Lebih-lebih bila Anda mempunyai anak kecil. Berhati-hatilah, karena pendengaran anak kecil peka.

· Tanyakan layanan purna jual (after sales service).

· Pilihlah toko yang menyediakan suku cadang lengkap, terutama kantong penyimpan debu. Periksa masa garansinya. Bacalah dengan seksama: syarat-syarat yang dijamin dalam garansi. Tegaskan juga alamat yang dituju bila ada kerusakan.

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It