Kamis, 30 Desember 2004

Tips Konsumen: MEMBANGUN BIOSKOP DI RUMAH

Ada trend baru di kota besar, yakni membangun bioskop di rumah (home theatre). Dengan menempatkan TV berlayar lebar, serta seperangkat tata suara hi fi, kedahsyatan perang dapat dinikmati layaknya di bioskop. Tapi, apa saja yang perlu diperhatikan?


Pernahkah Anda mencermati acara TV yang diangkat dari film layar lebar? Bila dicermati dengan seksama, di bagian atas dan bawah film tersebut ada semacam blok hitam memanjang, yang membuat gambar di layar televisi menjadi tidak penuh. Mengapa bisa demikian? Hal ini bisa terjadi karena rasio (perbandingan) antara panjang dan lebar ukuran layar TV berbeda dengan layar lebar. Rasio ukuran layar TV adalah 4:3, sedangkan layar lebar bioskop 16:9. Dari kedua rasio tersebut, rasio layar lebar lebih mendekati rasio lebarnya pandangan mata manusia.

Kini dengan semakin banyaknya penayangan film layar lebar di televisi, penonton menginginkan pesawat TV yang mempunyai rasio seperti layar lebar. Maka produsen pun berlomba?lomba membuat TV layar lebar atau wide screen dengan berbagai ukuran dari 16 inchi sampai 23 inchi.


Haruskah TV Layar Lebar?

Di negara Inggris, TV layar lebar semakin digemari dan laris karena stasiun televisi setempat mulai memancarkan siaran TV dalam format layar lebar. Stasiun TV BBC, sudah membuat siaran dalam format layar lebar digital ini. Pada dasarnya, pada akhirnya teknologi penyiaran akan mengarah ke sana. Namun setiap negara memiliki kerangka waktu yang berbeda.

Bagaimana dengan Indonesia? Hingga saat ini, belum ada satu pun stasiun TV yang memancarkan siaran dalam format layar?lebar. Namun demikian kita sudah dapat membeli pesawat televisinya, karena di Indonesia pun sudah tersedia TV format demikian.

Yang perlu diingat, karena stasiun TV kita masih memancarkan siaran dalam format TV biasa (konvensional), maka penyajian gambar pada TV layar lebar akan mengalami penyesuaian. Adapun kemungkinan penyesuaian adalah sebagai berikut:

Pertama, menarik gambar ke samping kanan?kiri hingga memenuhi seluruh layar. Akibatnya, gambar akan mengalami distorsi. Wajah aktor atau aktrisnya kelihatan lebih gemuk karena melebar ke samping.

Kedua, Zoom in yaitu dengan memotong gambar bagian atas dan bawah. Gambar yang dihasilkan tidak mengalami distorsi, tetapi pada adegan close?up kepala jagoan film bisa terpotong.

Ketiga, menayangkan gambar pada format TV biasa (4:3). Akibatnya, timbul blok hitam vertikal di samping kiri?kanan.

Penyiaran televisi Indonesia menggunakan standard PAL, yang setiap detiknya mengirimkan 50 field. Setiap 2 field membentuk satu frame gambar. Dalam satu gambar mengandung 625 garis. Pada kenyataannya, dari 625 garis itu, tidak semuanya berisi informasi gambar. Hanya 572 yang berisi gambar, sisanya yang 49 garis tidak berisi informasi sama sekali.

Sedangkan pada siaran TV layar?lebar, hanya terdin dari 430 garis saja yang berisi informasi gambar. Sisanya, yang 195 membentuk blok hitam di bagian atas dan bawah. Jumlah garis yang lebih sedikit ini mempengaruhi kualitas gambar. Resolusi TV layar lebar lebih rendah atau gambarnya kurang tajam dibandingkan TV biasa.

Alasan orang membeli TV layar lebar karena rasio ukurannya serupa dengan di bioskop. Tetapi, selain TV layar lebar Anda dapat memakai TV layar besar untuk bioskop pribadi. Ukuran yang tersedia 22-36 inchi. Bedanya TV layar besar masih menggunakan rasio TV biasa. Angka 36 inchi merupakan panjang diagonal maksimal yang bisa dicapai tabung TV. Selebihnya itu pembuatan tabung TV akan semakin sulit dan mahal. Walau demikian, ukuran layar TV masih bisa diperbesar dengan cara memproyeksikan gambar pada layar yang lebih besar. Namun kualitas gambarnya tidak sebagus TV tabung dan terasa ada kedipan.


Sistem Suara

Pada saat memilih atau membeli TV, para calon pembeli selain melihat kualitas harga atau kelengkapan yang dimiliki, juga melirik kualitas suara TV. Kualitas suara seperti ini ditentukan oleh kekuatan dan jumlah speakernya (woofer)

Saat ini, dikenal ada dua pembangkit nada bas yaitu super wooffer dan sub woofer. Pada umumnya pemakaian super woofer adalah untuk mengangkat bas dari radio compo atau televisi yang mempunyai kekuatan keluaran suara kecil (di bawah 40 watt per kanal). Menurut pengamatan ir Doharto J. Simatupang, kualitas suara merupakan salah satu andalan (selling point) agar tetap eksis di pasar domestik. Namun berdasarkan perbandingan di antara berbagai merek TV, ia menemukan beberapa merk yang kurang pas, terlalu membesar-besarkan dalam mengklaim kekuatan output audio TV produknya (Suara Pembaruan. 15/7/96).

Bila belum puas terhadap tata suara yang built?in pada pesawat, Anda dapat membangun tata suara bioskop di rumah. Perangkat yang selalu dipakai adalah sub woofer yang bisa mengeluarkan daya sampai 100 watt.

Menurut Ir. Tjandra Ghozali, sub woofer terdiri dari atas dua macam, pasif dan aktif. Pasif artinya sub woofer ini membutuhkan tambahan amplifier dan Penapis Nada Rendah. Sedangkan yang aktif, amplifier dan penapisnya sudah built in di dalam kotak.

Dilihat dari sistem akustiknya, sub woofer terbagi dalam dua jenis yakni berlubang (port) dan yang rapat (sealed). Jenis yang rapat untuk menghasilkan nada bas yang rendah dan bulat, sedangkan jenis lubang untuk mendapatkan tekanan bas.

Dengan membangun tata suara yang berkekuatan besar, maka gemuruhnya gelombang tsunami siap menggetarkan gendang telinga Anda. Hanya yang perlu diingat: jangan menyetel volume suara di atas 98 desibel (dB), karena tekanan suara yang dahsyat mampu membuat pendengar muntah?muntah, kejang dan tidak mustahil meninggal dunia (Which?, June 1995).


Memilih Sub Woofer

Seperti telah disebut di atas, dilihat dari sistem akustiknya, sub woofer terbagi atas dua jenis: berlubang (port) dan rapat (sealed).

Bila menginginkan yang jenis lubang, perhatikan bunyi angin yang menerpa silinder lubang. Sub woofer yang bagus tidak menimbulkan siulan angin di lubangnya, sekecil apapun. Untuk jenis rapat, tidak boleh ada rembesan aliran udara di tiap sudut sambungan dan terminal. Juga tidak ada bunyi berderak saat bas bergetar.

Sub Woofer yang aktif, minimal harus mempunyai terminal masukan speaker stereo. Lebih baik lagi bila punya masukan RCA Mono/Stereo.



Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen: APAKAH VACUUM CLEANER AMAN BAGI PENDERITA ASMA?

Bagi penderita asma, menyapu, yang sebenarnya merupakan pekerjaan yang sederhana, bisa berubah menjadi bencana. Debu-debu yang berterbangan dapat mendatangkan serangan asma. Untungnya, tugas rutin ini dapat digantikan oleh alat penyedot debu atau vacuum cleaner. Tapi, apakah vacuum cleaner benar-benar menghilangkan debu? Tipe mana yang terbaik?



Saat ini, perkakas rumah tangga yang satu ini mudah sekali ditemukan pada rumah-rumah kelas menengah ke atas. Selain karena praktis, vacuum cleaner tidak menyebabkan debu-debu beterbangan seperti kalau kita menyapunya.

Ada tiga tipe vacuum cleaner yang dapat Anda temui di pasaran. Masing-masing mempunyai keunggulan dan kekurangan.

Tipe yang pertama, adalah jenis tegak (uppright), di mana antara pipa penyedot, mesin dan kantong penyimpan debu menyatu secara kompak. Tipe ini merupakan pilihan yang terbaik untuk membersihkan karpet atau permadani yang luas dan tebal. Dengan bulu sikat yang berputar, alat ini mampu membongkar debu-debu yang terselip di sela-sela bulu karpet dan menyedotnya. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya menyedot serabut-serabut halus seperti rambut dan bulu.

Sayangya, vacuum cleaner tipe tegak mengalami kesulitan untak menjangkau sela-sela, di kolong-kolong, dan sudut ruangan.

Untuk pekerjaan seperti itu, bisa dilakukan oleh tipe silinder. Pada tipe ini, pipa penghisapnya terpisah dari mesin dan kantong penyimpan debu, sehingga dapat leluasa menerobos celah-celah sempit. Vacuum cleaner tipe ini tidak menggunakan bulu sikat putar melainkan membuat daya sedot yang kuat. Karenanya sangat ideal untuk membersihkan lantai rumah yang keras.

Tipe ketiga -yang sukar sekali dicari di pasaran karena tidak banyak diproduksi-adalah vacuum cleaner multi purpose yang juga memakai cara menyedot. Jenis ini paling berisik, paling berat, dan lebih merepotkan.


Keluhan Pemakai

Walau vacuum cleaner sangat membantu dalam urusan pekerjaan rumah tangga, tak urung alat ini juga menimbulkan sejumlah keluhan dari pemakainya.

Keluhan yang umum adalah mengenai bobot dan ukuran alat ini yang terlalu berat dan besar. Vacuum cleaner jenis tegak karena antara pipa penyedot dan kantongnya menyatu, menjadikan alat ini berat dan susah diangkat ke lantai atas. Beberapa merk tipe silinder juga berat.

Keluhan lainnya adalah masalah suaranya yang terlalu bising. Suara yang terkeras dikeluarkan oleh tipe tegak. Khusus tipe tegak, keluhan kadang juga disebabkan karena alat ini sering terjungkal ketika dipakai untak membersihkan tangga.


Aman Bagi Penderita Asma?

Serangan asma sebenarnya adalah gejala alergi terhadap debu, tepung, bulu, atau serat-serat halus. Seorang penderita asma akan mengalami kesulitan bernapas bila menghirup benda-benda kecil ini.(Bulu kucing juga bisa mendatangkan alergi. Bulu ini mudah ditemukan di mana saja, bahkan pada rumah yang tidak memelihara kucing. Hal ini terjadi karena bulu ini sangat ringan dan mudah sekali dihembuskan oleh angin. Selain bulu kucing, tepung sari bunga juga dapat menimbulkan alergi, tapi terbatas pada tanaman tertentu saja).

Lalu bagaimana memilih vacuum cleaner untuk penderita asma? Pertimbangan utama dalam memilih adalah kemampuannya menyedot debu, tanpa mengeluarkannya kembali.

Debu-debu biasanya terselip dalam karpet, permadani, bantal, kasur, korden, dan peralatan rumah tangga lainnya. Semakin banyak debu yang dapat disedot, lebih baik. Antara tipe tegak dan silinder -walaupun menggunakan cara kerja yang berbeda- tapi tidak ada yang lebih unggul daripada yang lain. Tapi, satu catatan kecil: bulu sikat putar pada jenis tegak dapat menerbangkan debu. Artinya, bisa mendatangkan serangan asma.

Pertimbangan lainnya dalam memilih vacuum cleaner adalah kantong penyimpan debu harus benar-benar rapat menyimpan debu, bukannya membuangnya lagi lewat saluran pembuangan udara. Filter-filter dalam saluran pembuangan harus cukup rapat dalam memerangkap debu-debu.

Berikut ini beberapa kelengkapan (feature) yang biasanya terdapat pada vacuum cleaner, baik jenis tegak atau silinder:

1. Tabung teleskopis

Sistem ini mirip antene atau teleskop bajak laut yang bisa diatur panjang-pendeknya. Dengan sistem ini, pegangan vacuum cleaner bisa diatur tinggi rendahnya sesuai ukuran tubuh pemakai.

2. Pengatur daya sedot (variable suction control)

Kekuatan maksimal biasa dipakai untak membersihkan lantai. Sedangkan kekuatan yang lebih rendah untak membersihkan kain, korden, serta perabotan yang menempel di dinding dan permadani.

3. Penggulung kabel otomatis (Automatic Cord Rewind)

Setiap vacuum cleaner harus mempunyai kabel yang panjang agar bisa menjangkau seluruh ruangan. Panjang kabel biasanya 9-12 meter. Untuk ini diperlukan penggulung kabel otomatis.

4. Peringatan "kantong penuh" atau "bag full" indicator.

5. Reusable paper bag

Kantong penyimpan debu dapat dikosongkan bila telah penuh, dan dipakai satu-dua kali lagi.


Tips Membeli

· Mintalah pada penjualnya untuk mendemonstrasikan bagaimana menggunakan alat dan kegunaan setiap feature yang dimiliki. Tanyakan hal-hal yang belum dimengerti, jangan malu-malu.

· Lihat dan bacalah buku petunjuknya, apakah bahasanya bisa dimengerti atau disertai gambar-gambar yang jelas.

· Bayangkan seluruh ruangan rumah Anda. Apakah alat tersebut cukup efektif membersihkan? Membayangkan juga letak-letak perabotan. Pilihlah yang cukup leluasa menjangkau tempat-tempat sempit seperti celah-celah dan kolong.

· Angkatlah vacuum cleaner dengan tangan. Rasakan apakah Anda cukup kuat membawa alat ini ke seluruh ruangan, termasuk juga bila akan membawa ke lantai atas.

· Bila Anda memilih vacuum cleaner jenis tegak, cobalah melepas tabung dari mesinnya dan memasang kembali. Apakah Anda mudah melakukannya atau menemui kesulitan.

· Dengarkan suara vacuum cleaner. Suara yang cukup keras akan mengurangi kenyamanan kerja. Lebih-lebih bila Anda mempunyai anak kecil. Berhati-hatilah, karena pendengaran anak kecil peka.

· Tanyakan layanan purna jual (after sales service).

· Pilihlah toko yang menyediakan suku cadang lengkap, terutama kantong penyimpan debu. Periksa masa garansinya. Bacalah dengan seksama: syarat-syarat yang dijamin dalam garansi. Tegaskan juga alamat yang dituju bila ada kerusakan.

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen: MAU BUAT KOPI : ADA COFFEE MAKER

Sekali waktu, mungkin Anda merasa bosan dengan kopi instan. Walaupun praktis, tetapi dari hari ke hari rasanya selalu sama saja. Lalu, mengapa tidak mencoba meramu kopi sendiri? Lagipula ada coffee maker alias mesin pembuat kopi.


Dengan bantuan cofee maker - atau sering disebut juga mesin espresso - Anda bebas bereksperimen membuat kopi espresso yang kental dan mantap, kopi cappuccino panas dengan buih-buih susu di atasnya, atau kopi yang ‘nasgithel’ alias panas legi (manis), kenthel (kental). Pokoknya hingga didapat kopi yang kata iklan “pas nikmatnya”.


Dua Cara Kerja

Berdasarkan cara kerjanya, ada dua jenis mesin pembuat kopi, yaitu model tekanan (pressure models) dan model pompa (pump models).

Mesin tipe pertama, memanfaatkan tekanan uap panas untuk menyemprotkan air panas itu sendiri ke bubuk-bubuk kopi. Karena tekanan semprotnya tidak terlalu kuat, kopi dan air terlalu lama bersentuhan. Hasilnya adalah minuman kopi yang terasa agak pahit di lidah.

Kekurangan lain dari model ini adalah terbatasnya jumlah air yang dapat ditampungnya. Mesin hanya dapat membuat kopi sebanyak empat cangkir saja. Bila ingin tambah, maka harus mengisi tangki lagi dengan air dan menunggu hingga mendidih. Namun, harga mesin jenis ini lebih murah dibanding model pompa sehingga cocok untuk pemakaian rumah tangga.

Mesin jenis kedua memakai jasa pompa elektrik untuk memompa dan menyemprotkan air panas melewati kopi, dengan tekanan tinggi. Karena air melintasi kopi dengan cepat, hasilnya tidak sepahit pada mesin jenis pertama. Berkat adanya pompa ini pula, jumlah volume kopi yang diseduh bisa lebih banyak. Mesin ini jelas jauh lebih mahal. Makanya hanya dipakai untuk kepentingan komersial, seperti katering, restoran, cafe shop atau kedai kopi.


Mengamati Kinerja

Mengamati kinerja atau performansi suatu alat adalah menilai kemampuan unjuk kerja alat itu, apakah sesuai dengan standar, atau paling tidak dapat memenuhi kebutuhan kita. Kinerja mesin pembuat kopi dapat dinilai dengan lima aspek :

Pertama, waktu yang diperlukan untuk membuat dua cangkir kopi espresso. Mesin yang paling bagus dapat menyajikan kopi panas dalam waktu 3 menit. Sedangkan bila perlu waktu lebih dari 6 menit, mesin itu dinilai payah.

Kedua, temperatur yang tepat untuk membuat espresso. Mesin yang bagus dapat menyajikan kopi dengan panas sekitar 80 O C.

Ketiga, efisiensi penggunaan air, yaitu seberapa banyak air yang tersisa saat kopi telah siap saji. Jika banyak air yang menguap keluar, maka Anda akan lebih sering menambahkan air lagi. Berarti alat itu boros air.

Keempat, penampilan seduhan kopi yang dihasilkan. Agar tampak mengundang selera, secangkir kopi espresso harus mempunyai buih-buih berwarna karamel di permukaannya. Buih-buih ini timbul karena percampuran antara air panas, udara, dan minyak pada biji kopi. Bila buih-buih ini terlalu tipis, itu artinya espresso terlalu encer. Bila buih-buihnya berwarna gelap atau ada lubang di tengah-tengahnya, itu tandanya kopi dan air terlalu lama kontak. Rasanya lebih pahit.

Kelima, adalah temperatur yang diperlukan untuk membuat susu menjadi berbusa.


Feature yang Ada

Semua mesin pembuat kopi biasanya dapat digunakan untuk membuat espresso maupun cappuccino. Namun untuk membuatnya hingga mahir perlu beberapa kali praktek. Untuk membuat kopi espresso yang kental dan mantap, mesin harus menyemprotkan air dengan tekanan yang tinggi pada suhu 90 O C pada bubuk kopi. Espresso yang nikmat adalah yang punya buih-buih tebal.

Sedangkan untuk membuat cappuccino panas dengan susu yang berbusa, adalah dengan menuangkan uap pada susu cair dalam cangkir - lebih baik menggunakan cangkir stainless steel - menggunakan pipa uap di sisi samping mesin. Cangkir berisi susu ini harus terus dipegangi hingga uap panas menerpa susu dan mengocoknya.

Berikut ini beberapa feature yang biasanya terdapat pada mesin pembuat kopi :

Ø Pengocok susu (milk frothing), berfungsi mengocok susu hingga berbusa untuk membuat cappuccino.

Ø Pengatur uap panas (variable steam control), untuk menambah atau mengurangi jumlah uap panas.

Ø Pengatur kekentalan (variable strength), untuk mengatur kekentalan espresso. Bila feature ini tidak ada, Anda masih bisa mengatur kekentalan kopi dengan menambah atau mengurangi jumlah kopi yang dituangkan.

Ø Penyimpan kabel (cord storage), berguna untuk mengatur panjang kabel agar sesuai kebutuhan. Sisanya akan tersimpan rapi pada pada wadahnya. Dengan demikian akan mengurangi resiko kecelakan, misalnya tak sengaja terseret kaki karena ada kabel yang menjuntai.


Disain yang Merepotkan

Dari segi disain, ada beberapa kelemahan mesin pembuat kopi. Walaupun tidak mempengaruhi cara kerja mesin itu, tapi cukup mengurangi kenyamanan pemakaian bahkan ada yang merepotkan. Tidak adanya tanda atau angka pada tangki atau wadah airnya membuat pemakai susah memperkirakan jumlah yang dituangkan. Pada beberapa mesin model tekanan, biasanya disertai poci sebagai wadah kopi yang sudah siap saji. Tetapi karena mulut poci ada di sisi kiri pegangannya, hal ini merepotkan pemilik yang kebetulan bertangan kidal untuk menuangkan kopi ke cangkir. Kerepotan lainnya berasal dari filter dan tutupnya yang susah untuk dipasang

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen: MEMILIH MICROWAVE OVEN

Dibanding pertama kali dipasarkan tahun 1975, harga microwave oven jauh lebih mu­rah sekarang. Tetapi selama 22 tahun usianya, masih saja dite­mui permasalahan klasik, yaitu kematangan makanan yang tidak merata,

I

dealnya magnetron (lebih populer dikenal sebagai microwave atau gelombang mikro) dapat menyebar dengan pola yang merata ke seluruh jenis makanan yang dimasak. Jika pola penyebaran gelombang mikro ini tidak merata maka pada makanan akan dijumpai bagian yang masih mentah tetapi di bagian lain sudah gosong.


Terlalu Otomatis

Dari tahun ke tahun bentuk dasar microwave oven tidak berubah banyak. Pabrik pem­buat oven ini lebih banyak memikirkan program‑program yang dipasang pada oven se­hingga dapat untuk memasak berbagai makanan secara otomatis.

Prinsip kerja dasar microwave oven adalah dengan menyambung dan memutuskan aliran tenaga (power) listrik dalam periode waktu ter­tentu (itulah mengapa terden­gar bunyi "klik" pada oven). Semakin rendah suhu pem­anasnya, maka periode"putus" (off) semakin lama

Program yang "biasa" mem­punyai pola putus‑sambung (off‑on) yang tetap dan teratur. Sedangkan pada program otomatis, terdapat serangkaian pola putus‑sambung yang lebih kompleks. Tujuannya untuk meratakan proses pemanasan tiap jenis makanan. Sayangnya, kebanyakan program otomatis ini kurang berfungsi dengan baik.


Keluhan Pemakai

Dari pengalaman pemakaian microwave selama 22 tahun timbul sejumlah keluhan-­keluhan dari konsumen. Dari sini, kita dapat memetik man­faat agar dapat terhindar dari keluhan tersebut karena salah pilih.

Keluhan itu diantaranya berupa tidak adanya penanda atau indikator bahwa oven telah atau masih panas. Ketidak-tahuan pemilik ter­hadap suhu oven bisa menye­babkan kedua tangannya ikut terpanggang ketika memasukkan atau mengambil makanan dari oven.

Pada beberapa jenis oven, ketika pintu menutup maka secara otomatis alat ini segera bekerja. Cara seperti ini me­mang praktis karena mengu­rangi penekanan tombol. Tetapi di ba!ik itu tersimpan potensi bahaya, sebab bisa saja si pemi­lik itu menutup pintu tanpa sengaja sehabis mengambil makanan yang telah masak. Tanpa disadari oven memanaskan diri tanpa ada makanan di dalamnya. Ini bisa menimbulkan kebakaran.


Kiat Pembelian

Setelah mengenali keluhan yang dilontarkan konsumen, berikut ini pedoman yang dapat dipakai sebagai pegangan ketika memilih microwave

· Mintalah kepada penjual­nya untuk memeragakan segala fasilitas yang dimiliki oleh microwave oven. Jangan malu untuk menanyakan segala sesuatu yang belum di­mengerti. Bila penjual belum tahu atau ragu‑ragu minta dia untuk mencarikan jawabannya. Misalnya dengan membuka buku petunjuk atau bertanya pada penyelianya (supervisor).

· Jangan terkecoh dengan banyaknya fasilitas atau kelebi­han yang dimiliki oven. Pilih fasilitas yang akan sering di­pakai saja. Semakin banyak fasilitas yang ditawarkan (bi­asanya) semakin mahal pula harganya .

· Bila penjual ngotot tidak mau menurunkan harga atau memberi diskon mungkin Anda bisa memakai siasat ini: Mintalah bonus aksesoris oven seperti kain lampin atau mangkok. Selain itu mungkin bisa mendapatkan jasa penghan­taran secara gratis.

· Microwave oven adalah pi­ranti elektronik ynng rumit. Dengan demikian semakin lama jangka waktu garansi yang diberikan maka akan lebih menguntungkan. Jangan lupa pastikan tempat reparasi yang harus dituju bila terjadi kerusakan .

· Bila ingin membeli secara kredit mintalah dulu perincian cicilan beserta bunganya secara tertulis. Kalau perlu band­ingkan dengan tingkat bunga pinjaman di tempat lain. Bila lebih ren­dah mengapa tidak meminjam di tempat lain saja ?


Fasilitas Microwave Oven

Kebanyakan kelengkapan atau feature yang dimiliki oleh microwavec oven susah dipahami karena ditulis dengan isti­lah asing. Berikut ini kegunaan feature yang biasa ada pada microwave oven

· Digital Timer: yaitu penanda waktu untuk menen­tukan lamanya proses pemasakan. Pada oven yang murah, timer yang digunakan masih manual (mirip jam weker). Bila dibandingkan, digitai timer jelas lebih akurat.

· Automatic Program, yaitu program untuk mencairkan (defroost) makanan beku dan untuk memanaskan ulang (re­heat) makanan. Feature ini kelihatan menarik dan berguna, tetapi banyak yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

· Boost/Quick Program, yaitu untuk memacu panas s­ecara cepat dan seketika. Biasanya untuk memanaskan air atau cairan lain.

· Programming Stage, suatu kemudahan yang membuat Anda dapat mencairkan makanan beku, kemudian sekali­gus memanaskannya tanpa perlu menekan program lagi.

· Child lock: suatu program proteksi. Demi keamanan, anak kecil tidak bisa mengoperasikan oven tanpal sepenge­tahuan orang dewasa. Ini bisa sajal terjadi karena anak ke­cil suka meniru perilaku orang dewasa, termasuk juga menekan-nekan tombol oven.

· Grill adalah alat pemanggang.

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen: MAU BUAT KOPI : ADA COFFEE MAKER

Sekali waktu, mungkin Anda merasa bosan dengan kopi instan. Walaupun praktis, tetapi dari hari ke hari rasanya selalu sama saja. Lalu, mengapa tidak mencoba meramu kopi sendiri? Lagipula ada coffee maker alias mesin pembuat kopi.


Dengan bantuan cofee maker - atau sering disebut juga mesin espresso - Anda bebas bereksperimen membuat kopi espresso yang kental dan mantap, kopi cappuccino panas dengan buih-buih susu di atasnya, atau kopi yang ‘nasgithel’ alias panas legi (manis), kenthel (kental). Pokoknya hingga didapat kopi yang kata iklan “pas nikmatnya”.


Dua Cara Kerja

Berdasarkan cara kerjanya, ada dua jenis mesin pembuat kopi, yaitu model tekanan (pressure models) dan model pompa (pump models).

Mesin tipe pertama, memanfaatkan tekanan uap panas untuk menyemprotkan air panas itu sendiri ke bubuk-bubuk kopi. Karena tekanan semprotnya tidak terlalu kuat, kopi dan air terlalu lama bersentuhan. Hasilnya adalah minuman kopi yang terasa agak pahit di lidah.

Kekurangan lain dari model ini adalah terbatasnya jumlah air yang dapat ditampungnya. Mesin hanya dapat membuat kopi sebanyak empat cangkir saja. Bila ingin tambah, maka harus mengisi tangki lagi dengan air dan menunggu hingga mendidih. Namun, harga mesin jenis ini lebih murah dibanding model pompa sehingga cocok untuk pemakaian rumah tangga.

Mesin jenis kedua memakai jasa pompa elektrik untuk memompa dan menyemprotkan air panas melewati kopi, dengan tekanan tinggi. Karena air melintasi kopi dengan cepat, hasilnya tidak sepahit pada mesin jenis pertama. Berkat adanya pompa ini pula, jumlah volume kopi yang diseduh bisa lebih banyak. Mesin ini jelas jauh lebih mahal. Makanya hanya dipakai untuk kepentingan komersial, seperti katering, restoran, cafe shop atau kedai kopi.


Mengamati Kinerja

Mengamati kinerja atau performansi suatu alat adalah menilai kemampuan unjuk kerja alat itu, apakah sesuai dengan standar, atau paling tidak dapat memenuhi kebutuhan kita. Kinerja mesin pembuat kopi dapat dinilai dengan lima aspek :

Pertama, waktu yang diperlukan untuk membuat dua cangkir kopi espresso. Mesin yang paling bagus dapat menyajikan kopi panas dalam waktu 3 menit. Sedangkan bila perlu waktu lebih dari 6 menit, mesin itu dinilai payah.

Kedua, temperatur yang tepat untuk membuat espresso. Mesin yang bagus dapat menyajikan kopi dengan panas sekitar 80 O C.

Ketiga, efisiensi penggunaan air, yaitu seberapa banyak air yang tersisa saat kopi telah siap saji. Jika banyak air yang menguap keluar, maka Anda akan lebih sering menambahkan air lagi. Berarti alat itu boros air.

Keempat, penampilan seduhan kopi yang dihasilkan. Agar tampak mengundang selera, secangkir kopi espresso harus mempunyai buih-buih berwarna karamel di permukaannya. Buih-buih ini timbul karena percampuran antara air panas, udara, dan minyak pada biji kopi. Bila buih-buih ini terlalu tipis, itu artinya espresso terlalu encer. Bila buih-buihnya berwarna gelap atau ada lubang di tengah-tengahnya, itu tandanya kopi dan air terlalu lama kontak. Rasanya lebih pahit.

Kelima, adalah temperatur yang diperlukan untuk membuat susu menjadi berbusa.


Feature yang Ada

Semua mesin pembuat kopi biasanya dapat digunakan untuk membuat espresso maupun cappuccino. Namun untuk membuatnya hingga mahir perlu beberapa kali praktek. Untuk membuat kopi espresso yang kental dan mantap, mesin harus menyemprotkan air dengan tekanan yang tinggi pada suhu 90 O C pada bubuk kopi. Espresso yang nikmat adalah yang punya buih-buih tebal.

Sedangkan untuk membuat cappuccino panas dengan susu yang berbusa, adalah dengan menuangkan uap pada susu cair dalam cangkir - lebih baik menggunakan cangkir stainless steel - menggunakan pipa uap di sisi samping mesin. Cangkir berisi susu ini harus terus dipegangi hingga uap panas menerpa susu dan mengocoknya.

Berikut ini beberapa feature yang biasanya terdapat pada mesin pembuat kopi :

Ø Pengocok susu (milk frothing), berfungsi mengocok susu hingga berbusa untuk membuat cappuccino.

Ø Pengatur uap panas (variable steam control), untuk menambah atau mengurangi jumlah uap panas.

Ø Pengatur kekentalan (variable strength), untuk mengatur kekentalan espresso. Bila feature ini tidak ada, Anda masih bisa mengatur kekentalan kopi dengan menambah atau mengurangi jumlah kopi yang dituangkan.

Ø Penyimpan kabel (cord storage), berguna untuk mengatur panjang kabel agar sesuai kebutuhan. Sisanya akan tersimpan rapi pada pada wadahnya. Dengan demikian akan mengurangi resiko kecelakan, misalnya tak sengaja terseret kaki karena ada kabel yang menjuntai.


Disain yang Merepotkan

Dari segi disain, ada beberapa kelemahan mesin pembuat kopi. Walaupun tidak mempengaruhi cara kerja mesin itu, tapi cukup mengurangi kenyamanan pemakaian bahkan ada yang merepotkan. Tidak adanya tanda atau angka pada tangki atau wadah airnya membuat pemakai susah memperkirakan jumlah yang dituangkan. Pada beberapa mesin model tekanan, biasanya disertai poci sebagai wadah kopi yang sudah siap saji. Tetapi karena mulut poci ada di sisi kiri pegangannya, hal ini merepotkan pemilik yang kebetulan bertangan kidal untuk menuangkan kopi ke cangkir. Kerepotan lainnya berasal dari filter dan tutupnya yang susah untuk dipasang

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen: MEMILIH CD DAN KASET

Pilihan kaset dan CD (Compact Disc) kini semakin beragam. Jenis-jenis musik yang ditawarkan juga semakin bervariasi. Istilah‑istilah dunia perkasetan pun banyak yang terasa asing di telinga. Semuanya mungkin membuat bingung dalam menentukan pilihan kaset dan CD.


M

usik telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam sejarah peradaban manusia. Sejak jaman purba hingga jaman post‑modern, musik telah digunakan un­tuk berbagai kepentingan, seperti upacara ritual, pengobatan, pesta, olahraga, dan un­tuk santai. Berkat kecanggihan teknologi, kita dapat menikmati musik di mana saja.


Sumber Informasi

Sebelum melangkah kaki, ke toko kaset, carilah informasi lebih dulu tentang kaset atau CD yang akan dibeli. Ada se­jumlah sumber informasi yang dapat kita andalkan. Stasiun radio merupakan sum­ber informasi musik terbanyak yang bisa Anda dapatkan. Perusahaan rekaman biasa mempromosikan lagu baru melalui radio umum, tetapi hanya untuk keperluan promosl .

Tidak setiap single di radio, dapat segera Anda dapatkan kasetnya di toko kaset. Paling tidak, Anda harus bersabar 2‑3 minggu sejak lagu tersebut disiarkan. Atau bisa jadi kasetnya tidak akan pernah beredar. Selain sebagai promosi, single juga dijadikan ajang percobaan oleh perusahaan rekaman. Bila ternyata singlenya tidak disukai pendengar, maka perusahaan itu tidak menanggung kerugian yang banyak.­

Selain radio, televisi juga sering menayangkan video klip lagu baru sebagai selingan atau dalam program acara tersendiri. Pada media cetak seperti ma­jalah, tabloid, dan koran, terdapat rubrik resensi. Rubrik ini berisi ulasan penga­matan musik tentang kualitas suatu album.

Setelah mendapatkan cukup informasi, langkah selanjutnya adalah menetapkan tujuan membeli kaset atau CD. Apakah mencari album baru atau album yang se­dang digemari? Untuk mendapatkan al­bum‑album baru maka pergilah ke bagian "New Release". Sedangkan bila Anda mencari album yang sedang digemari, maka tempatnya di counter yang ber­tuliskan "Hits" atau "Best Seller" (Paling Laris).

Saat ini ada trend penyanyi dunia men­gumpulkan lagu‑lagu lamanya serta menyelipkan satu‑dua lagu baru, dan dike­mas dalarn album kompilasi. Contohnya album Beatles, Quen, Koes Plus dan sebagainya. Sedangkan pada album seleksi bisa didapatkan lagu berbagai penyanyi yang telah menjadi hits. Album ini dikemas dalam label: Greatest Hits, Hits Mix, Mega Mix, Best hits, top Hits dan semacamnya.


Beberapa Jenis Musik yang Beredar di Indonesia

Pada toko kaset yang cukup besar, kaset dan CD ditata dan dikelompokan menurut jenis musiknya.

· A cappela: Sajian musik vokal saja alias lagu tanpa iringan musik.

· Rap: Lirik lagu yang dinyanyikan secara bergumam berisi tentang kehidupan sehari‑hari

· Acid Jazz: Paduan antara jazz, funky, dan hip‑hop. Lebih ringan dari pada jazz yang asli.

· Jamm Session: Pertemuan para pemusik dalam satu panggung dan me­mainkan lagu secara spontan, tanpa latihan dulu.

· Ambient Dance: Gaya bermusik dengan atmosfir musik elektronik yang mengandalkan synthesizer.

· Folk Pop: Lagu pop yang mengandalkan instrumen musik akustik dan berakar pada lagu‑lagu rakyat.

· Gangste Pop: Perkembangan dari musik pop dengan lirik yang lebih ekstrim.

· Jungle: Paduan musik reggae, soul, dan blues

· Grunge: Aliran rock modern yang berkiblat ke musik Seattle.

· Soundtrack: Musik atau lagu yang menjadi lagu tema yang menghiasi sebuah film (theme song).


Tips Memilih

· Tentukan pilihan dengan mencoba mendengarkan seluruh lagu atau paling tidak beberapa lagu secara acak, baik pada side A maupun side B (untuk kaset), atau pada beberapa track (untuk CD).

· Bila Anda suka mencoba musik‑musik yang aneh, seperti karya eksperimental, disarankan membeli kasetnya saja, bukan CD‑nya. Bila ternyata di ke­mudian hari menjadi kecewa, Anda tidak terlalu rugi.

· Saat membayar, pramuniaga akan membuka plastik pembungkus CD dan memperlihatkan permukaan CD (di balik judul album). Periksalah per­mukaan CD yang mengkilat dengan seksama, tidak boleh tergores, retak, atau kotor. Hal ini mempengaruhi kualitas suara yang dihasilkan.

· Jangan membeli kaset bajakan. Ciri kaset bajakan: tidak ada cukai atau pajak, kualitas cetak sampul jelek de­sis (noisenya) tinggi.

· Jangan lupa untuk meminta pramu­niaga agar melepas label pengaman­nya. Seorang konsumen di Yogya sempat kehilangan muka gara‑gara pramuniaga lupa melepas label. Ketika melewati sensor elektronik, tiba‑tiba alarm berbunyi dan ia menda­pat perlakuan yang tidak menyenangkan.


Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen: MEMILIH CD DAN KASET

Pilihan kaset dan CD (Compact Disc) kini semakin beragam. Jenis-jenis musik yang ditawarkan juga semakin bervariasi. Istilah‑istilah dunia perkasetan pun banyak yang terasa asing di telinga. Semuanya mungkin membuat bingung dalam menentukan pilihan kaset dan CD.


M

usik telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam sejarah peradaban manusia. Sejak jaman purba hingga jaman post‑modern, musik telah digunakan un­tuk berbagai kepentingan, seperti upacara ritual, pengobatan, pesta, olahraga, dan un­tuk santai. Berkat kecanggihan teknologi, kita dapat menikmati musik di mana saja.


Sumber Informasi

Sebelum melangkah kaki, ke toko kaset, carilah informasi lebih dulu tentang kaset atau CD yang akan dibeli. Ada se­jumlah sumber informasi yang dapat kita andalkan. Stasiun radio merupakan sum­ber informasi musik terbanyak yang bisa Anda dapatkan. Perusahaan rekaman biasa mempromosikan lagu baru melalui radio umum, tetapi hanya untuk keperluan promosl .

Tidak setiap single di radio, dapat segera Anda dapatkan kasetnya di toko kaset. Paling tidak, Anda harus bersabar 2‑3 minggu sejak lagu tersebut disiarkan. Atau bisa jadi kasetnya tidak akan pernah beredar. Selain sebagai promosi, single juga dijadikan ajang percobaan oleh perusahaan rekaman. Bila ternyata singlenya tidak disukai pendengar, maka perusahaan itu tidak menanggung kerugian yang banyak.­

Selain radio, televisi juga sering menayangkan video klip lagu baru sebagai selingan atau dalam program acara tersendiri. Pada media cetak seperti ma­jalah, tabloid, dan koran, terdapat rubrik resensi. Rubrik ini berisi ulasan penga­matan musik tentang kualitas suatu album.

Setelah mendapatkan cukup informasi, langkah selanjutnya adalah menetapkan tujuan membeli kaset atau CD. Apakah mencari album baru atau album yang se­dang digemari? Untuk mendapatkan al­bum‑album baru maka pergilah ke bagian "New Release". Sedangkan bila Anda mencari album yang sedang digemari, maka tempatnya di counter yang ber­tuliskan "Hits" atau "Best Seller" (Paling Laris).

Saat ini ada trend penyanyi dunia men­gumpulkan lagu‑lagu lamanya serta menyelipkan satu‑dua lagu baru, dan dike­mas dalarn album kompilasi. Contohnya album Beatles, Quen, Koes Plus dan sebagainya. Sedangkan pada album seleksi bisa didapatkan lagu berbagai penyanyi yang telah menjadi hits. Album ini dikemas dalam label: Greatest Hits, Hits Mix, Mega Mix, Best hits, top Hits dan semacamnya.


Beberapa Jenis Musik yang Beredar di Indonesia

Pada toko kaset yang cukup besar, kaset dan CD ditata dan dikelompokan menurut jenis musiknya.

· A cappela: Sajian musik vokal saja alias lagu tanpa iringan musik.

· Rap: Lirik lagu yang dinyanyikan secara bergumam berisi tentang kehidupan sehari‑hari

· Acid Jazz: Paduan antara jazz, funky, dan hip‑hop. Lebih ringan dari pada jazz yang asli.

· Jamm Session: Pertemuan para pemusik dalam satu panggung dan me­mainkan lagu secara spontan, tanpa latihan dulu.

· Ambient Dance: Gaya bermusik dengan atmosfir musik elektronik yang mengandalkan synthesizer.

· Folk Pop: Lagu pop yang mengandalkan instrumen musik akustik dan berakar pada lagu‑lagu rakyat.

· Gangste Pop: Perkembangan dari musik pop dengan lirik yang lebih ekstrim.

· Jungle: Paduan musik reggae, soul, dan blues

· Grunge: Aliran rock modern yang berkiblat ke musik Seattle.

· Soundtrack: Musik atau lagu yang menjadi lagu tema yang menghiasi sebuah film (theme song).


Tips Memilih

· Tentukan pilihan dengan mencoba mendengarkan seluruh lagu atau paling tidak beberapa lagu secara acak, baik pada side A maupun side B (untuk kaset), atau pada beberapa track (untuk CD).

· Bila Anda suka mencoba musik‑musik yang aneh, seperti karya eksperimental, disarankan membeli kasetnya saja, bukan CD‑nya. Bila ternyata di ke­mudian hari menjadi kecewa, Anda tidak terlalu rugi.

· Saat membayar, pramuniaga akan membuka plastik pembungkus CD dan memperlihatkan permukaan CD (di balik judul album). Periksalah per­mukaan CD yang mengkilat dengan seksama, tidak boleh tergores, retak, atau kotor. Hal ini mempengaruhi kualitas suara yang dihasilkan.

· Jangan membeli kaset bajakan. Ciri kaset bajakan: tidak ada cukai atau pajak, kualitas cetak sampul jelek de­sis (noisenya) tinggi.

· Jangan lupa untuk meminta pramu­niaga agar melepas label pengaman­nya. Seorang konsumen di Yogya sempat kehilangan muka gara‑gara pramuniaga lupa melepas label. Ketika melewati sensor elektronik, tiba‑tiba alarm berbunyi dan ia menda­pat perlakuan yang tidak menyenangkan.

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen: TIMER LISTRIK : BILA ANDA TAK ADA DI RUMAH

Setiap pecandu sepakbola tentu pernah mengalami hal ini : menahan kantuk hingga lewat tengah malam untuk menikmati pertandingan kelas dunia. Tetapi dengan timer, hal ini bukan masalah lagi. Anda tinggal memasukkan jam mulai acara pada alat itu, lalu ditinggal tidur. Saat pertandingan hendak dimulai, pesawat TV akan hidup sendiri, sehingga Anda bisa terbangun dan menonton tanpa terkantuk-kantuk.


Timer adalah suatu alat kecil pengatur waktu yang dapat menyambung dan mematikan arus listrik pada saat yang telah ditentukan oleh pengatur timer. Dengan mekanisme ini, timer bisa dipakai untuk menghidupkan dan mematikan berbagai alat listrik secara otomatis, seperti lampu taman, lampu rumah, AC, mesin cuci, pompa air, kulkas, dan peralatan listrik lainnya. Bahkan bila timer ini dikombinasikan dengan Video Cassette Recorder, Anda dapat merekam acara TV favorit bila Anda tidak sempat melihatnya.


Jenis Timer

Pada dasarnya hanya dua jenis timer yakni tipe Mekanik dan tipe elektronik. Timer tipe mekanik mempunyai semacam piringan bundar yang memuat angka-angka secara melingkar. Untuk mengatur saat hidup (on) dan mati (off ), tipe mekanik mempunyai dua cara. Ada yang dengan menekan salah satu bagian dari piringan itu (disebut metode segmen). Yang lain adalah dengan menusukkan jarum-jarum sepanjang lingkaran itu (disebut metode pin). Cara yang terakhir ini sering ada keluhan kehilangan jarum, walaupun dari pabriknya tentu juga telah disediakan jarum cadangan.

Timer tipe elektronik lebih mudah digunakan karena tinggal menekan tombol dan angkanya disajikan pada layar digital, seperti pada jam tangan digital. Tipe ini jelas lebih mahal.

Masing-masing jenis timer ini tersedia dalam dua model. Pertama, model 24-jam, yang menghidup-matikan arus listrik pada waktu yang sama, setiap hari. Kedua, model 7-hari, yang dapat mengatur waktu hidup-mati arus listrik yang berbeda untuk tiap-tiap hari dalam satu minggu.

Menentukan waktu pada timer, pada dasarnya adalah mengatur periode hidup-mati, yaitu jarak waktu dari saat hidup dan mati. Jumlah periode ini bervariasi, tergantung pada jenis dan model timer. Misalnya model 24-jam mempunyai jumlah periode maksimum 4 kali. Artinya dalam 24 jam alat ini hanya mampu menghidup-matikan listrik paling banyak 4 kali.


Kelengkapan Timer

Ada beberapa kelengkapan atau feature yang membuat timer mudah dan nyaman digunakan, misalnya :

· Program review

Berfungsi untuk melihat lagi program yang telah terpasang. Pada tipe mekanik, hal ini mudah dilakukan karena tinggal memeriksa angka-angka pada piringan bundar itu. Tetapi pada layar digital pemeriksaan ini agak sulit karena angka yang ditunjukkan adalah waktu yang sedang berjalan (current time). Untuk mengecek lagi, masih harus menekan tombol program review, baru kemudian dapat melihat waktu hidup-mati yang telah terpasang.

· Saklar acak (random)

Ketika rumah ditinggal kosong, fungsi ini akan menghidup-matikan lampu rumah secara acak. Ini untuk menciptakan kesan seolah-olah ada orang di dalam rumah. Tujuannya, tidak lain, adalah untuk mengecoh maling yang berniat jahat akan menggerayangi rumah.

· Advance switch

Fungsi ini akan menghidupkan aliran listrik pada stop kontak (socket) beberapa waktu sebelum periode “on” yang sebenarnya tiba. Gunanya misalnya, untuk menghidupkan AC lebih dulu, sehingga ketika Anda sampai di rumah, ruangan sudah cukup sejuk.

· Cadangan tenaga (power back up)

Bila aliran listrik di rumah sedang “byar-pet”, maka Anda harus lebih sering memprogram ulang timer. Tapi bila timer mempunyai tenaga cadangan maka program timer bisa selamat. Cadangan tenaga ini berupa baterai yang biasa terdapat pada timer elektronik. Sedangkan pada timer mekanik, Anda harus cocokkan waktu pada timer dengan waktu pada jam, seperti mencocokkan jam yang mati. Sedangkan program hidup-matinya sendiri tidak terpengaruh listrik mati.


Petunjuk Pembelian

Setiap jenis timer dirancang dan disesuaikan dengan penggunaan tertentu. Sebelum membeli, pikirkan dulu untuk keperluan apa itu nantinya. Timer mekanik cenderung kurang akurat pada waktu hidup-mati yang telah dipasang. Pada model 24-jam waktu hidup-mati dapat dipasang pada interval atau sela 15 menit. Tetapi model 7-hari sela ini meningkat sampai 2 jam. Artinya, bila Anda menginginkan ketepatan waktu, seperti untuk merekam acara radio, jenis mekanik kurang cocok. Jenis elektronik lebih sesuai untuk kebutuhan ini.

Dengan menggunakan teknologi digital, jenis elektronik jelas lebih akurat sampai mendekati hitungan menit. Akan tetapi untuk sekadar mengoperasikan lampu taman, jenis mekanik saja sudah memadai.

Sebagian besar petunjuk penggunaan tertulis dalam bahasa asing. Bila Anda tidak memahaminya, jangan malu-malu untuk menanyakan pada penjual. Kalau perlu mintalah peragaan penggunaan: cara mengatur/memasang program, mengubah program dan mencocokkan jam timer. Cobalah sendiri menggunakan timer, di bawah bimbingan penjualnya.

Bila Anda mempunyai anak kecil, sebaiknya memilih timer selain metode pin, yaitu timer mekanik segmen atau timer elektronik. Walau secara teoritis jarum itu tidak akan tersangkut di tenggorokan bila tertelan, tapi jarum itu bisa melukai anggota tubuh yang lain, misalnya masuk ke hidung atau mengenai mata.

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen: VCR : AGAR TAK TERGANTUNG TELEVISI

Selepas makan malam, Edo selalu terlihat duduk manis di depan televisi. Setiap kali disuruh ibunya untuk belajar dulu, jawabnya selalu “Sebentar Bu, lagi seru nih!” Sebantarnya Edo itu bisa sampai film habis atau Dunia Dalam Berita. Setelah itu, karena sudah mengantuk, langsung pergi tidur. Tidak sempat belajar.

S

aat ini banyak orang tua yang prihatin karena anaknya lebih terpikat tayangan TV daripada membaca dan belajar. Keprihatinan itu sampai mendorong masyarakat Yogyakarta untuk menerapkan Jam Belajar Masyarakat (JBM), yatu suasana tenang dan nyaman untuk belajar. Salah satu caranya adalah dengan mematikan TV dan radio antara jam 18.00 sampai 20.00 WIB.


Tak Bisa Ditunda

Beda antara media elektronikdengan media cetak adalah sifatnya yang tak dapat ditunda. Bila Anda berlangganan koran atau majalah, Anda dapat menentukan kapan saatnya membaca. Bisa membaca misalnya pada saat istirahat kerja atau menjelang tidur. Terserah Anda.

Lain lagi radio dan televisi. Pada TV, pemirsa yang menggemari acara tertentu harus sudah siap menyimak di depan TV pada jam yang sudah dijadwalkan. Tidak bisa ditunda lagi. Begitu ditayangkan, maka acara itu tak dapat diulangi lagi, kecuali bila memang ada penayangan ulang atau rerun.

Karakteristik TV ini menimbulkan dilema. Di satu sisi, anak-anak harus belajar. Di sisi lain, bagi pengelola stasiun TV antara pukul 18.00 - 21.00 adalah jam utama atau prime time. Seluruh stasiun TV menempatkan program unggulannya pada jam tersebut. Akibatnya, anak pun tidak berkonsentrasi belajar. Kemudian timbil angan-angan : Ah, seandainya TV bisa seperti media cetak. Bisa ditonton kapan saja dan bisa diatur waktu penayangannya. Dengan begitu, belajar lancar dan acara kesayangan tak ditinggalkan.


Perekam Video

Jawaban untuk angan-angan itu adalah dengan merekam acara TV kesayangan menggunakan Video Cassette Recorder (VCR). Rekaman itu dapat diputar ulang kapan saja.

Ada beberapa manfaat yang dapat dipetik dengan merekam acara TV ini. Anda dapat mengatur waktu pemutarannya. Sementara anak belajar, Anda merekam acara favoritnya. Rekaman itu dapat diputar kemudian, setelah anak belajar atau keesokan harinya sepulang sekolah.

Dengan cara ini, Anda punya kesempatan untuk menyunting rekaman itu. Anda dapat membuang bagian iklannya atau menyensor adegan-adegan yang tak sepatutnya ditonton anak, seperti adegan ciuman, sadisme, brutalisme atau kata-kata kotor.

Ada kalanya stasiun TV menayangkan film-film masterpiece yang bermutu tinggi. Film-film periah piala Oscar, misalnya, biasanya selalu tetap asyik dinikmati walau berkali-kali diputar. Film seperti ini sayang rasanya kalau dilewatkan begitu saja, tanpa mempunyai dokumentasi. Dengan merekamnya, Anda dapat mengoleksi film-film bagus. Apalagi bila telah “dibersihkan” dari iklannya.

Hanya saja, perekaman ini memerlukan pengeluaran ekstra untuk membeli alat perekam video (VCR) dan kasetnya. Yang paling mahal tentu VCR-nya. Sedangkan walaupun kaset videonya juga sedikit mahal, tapi untungnya bisa dipakai berkali-kali. Selesai diputar ulang dan ditonton, kaset itu dihapus lalu siap dipakai untuk merekam lagi. Tentu saja bila ingin mengoleksi acara yang bagus, Anda masih harus membeli kaset yang lain.

Penyuntingan

Kegunaan VCR selain untuk merekam acara TV adalah untuk melihat, menyunting dan menggandakan hasil rekaman kamera video atau camcorder. Terutama untuk penyuntingan, VCR dilengkapi dengan beberapa feature :

· Jog dan Shuttle

Jog adalah tombol putar untuk melihat gambar dalam setiap bingkai (frame). Sedangkan shuttle merupakan cincin yang melingkari jog. Gunanya untuk mengatur kecepatan putar kaset. Ada lima tingkat kecepatan, yaitu : fast rewind (putar balik cepat), slow rewind (putar balik lambat), still frame (tidak bergerak), slow forward (putar maju lambat) dan fast forward (putar maju cepat).

Bila menginginkan feature ini, pastikan itu bukan tombol bundar yang sangat mirip jog dan shuttle. Bentuknya hampir sama, tetapi sebenarnya hanya tombol fast forward dan fast rewind biasa. Selain terdapat pada panel depan, jog dan shuttle, juga ada yang terletak pada remote control.

· Fast Scan

Kegunaannya untuk menonton gambar dengan cepat. Kecepatan putarnya diatas kecepatan normal tetapi lebih lambat dari fast forward.

· Index Search

Setiap kali perekaman VCR mengawalinya dengan memberi tanda khusus yang disebut index mark. Tanda ini nantinya akan sangat berguna untuk pencarian kembali gambar ini.

Dengan fasilitas index search, mudah sekali menemukan gambar tertentu karena sudah secara otomatis. Pada VCR yang bagus, terdapat tombol untuk memilih index mark berikutnya atau sebelumnya. Bahkan ada VCR yang bisa memberi tanda atau menghapusnya pada bagian tertentu, sesuai keinginan operatornya. Tetapi ada pula VCR yang merepotkan, yaitu yang menggunakan sistem menu. Akibatnya Anda harus menekan lebih banyak tombol-tombol. Belum lagi kalau salah pencet.

· Intro Scan

Feature ini adalah versi otomatis dari index search. Dengan menekan satu tombol, VCR akan mencari index mark pertama dan menayangkan gambar selama beberapa detik. Setelah itu memutar cepat untuk mencari tanda berikutnya.

· Skip Search

Fungsinya untuk memutar cepat pita dengan jumlah detik yang telah ditentukan. Paling banyak digunakan untuk keperluan periklanan.

· Blank Tape Search

Disebut juga mencari ruang kosong. Bila Anda ingin merekam menggunakan kaset yang sebagian sudah dipakai, feature ini berfungsi memutar pita kaset hingga sampai bagian yang kosong. Dengan demikian rekaman lama tidak tertindih atau terhapus oleh rekaman baru.

· Go to Search

Yaitu untuk memutar cepat maju atau mundur dalam durasi waktu yang telah ditentukan.


Saran Pembelian

· Langkah pertama dalam memilih VCR adalah mengenali kebutuhan Anda dulu baru melihat feature yang tersedia. Memang semakin lengkap feature yang dimiliki, semakin baik VCR tersebut. Tetapi harganya juga lebih mahal. Buat apa membayar mahal jika feature itu tidak pernah digunakan?

· Setelah itu, mintalah kepada penjual untuk mencoba atau mendemontrasikan pengoperasian alat itu. Dalam demo itu, periksalah :

· Kualitas gambar saat perekaman dngan standard palay dan long play.

· Kualitas suara.

· Kemudahan penggunaan dan petunjuk yang dapat dimengerti.

· Kemudahan perekaman, pemutaran (playback) dan remote control.

· Periksalah juga ukuran tombol dan letaknya. Apakah tombol-tombol itu mudah disentuh dengan jari atau malah merepotkan. Lihat juga letak soket mikropon, input dan output. Yang baik adalah berada di panel depan karena pemasangannya lebih mudah.

· Hal yang juga penting untuk diperiksa adalah masa garansinya. Lamanya garansi bisa untuk mengukur kualitas produk itu. Produsen yang merasa yakin produknya bagus ia berani memberikan jaminan garansi yang lebih lama. Namun yang perlu diingat, yang kita beli adalah kualitas produknya, bukan masa garansinya.

· Cermati juga ketentuan-ketentuan yang tertera dalam kartu garansi, terutama yang tercetak dengan huruf kecil-kecil. Tanyakanlah apakah apakah penggantian suku cadang terutama head video termasuk dalam jaminan garansi itu.

· Akhirnya, dalam soal tawar menawar harga, bandingkan dulu dengan penjual lain. Dalam membandingkan harga, jangan hanya melihat toko-toko yang mempunyai jaringan sama karena di antara mereka sudah ada kesepakatan harga. Sesekali, masuklah toko yang walaupun kecil tapi independen, artinya bukan bagian bagian dari jaringan. Bila harganya memang sama mungkin Anda dapat meminta bonus seperti kaset, aksesoris lain, atau pengirman ke rumah.

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen: Memilih Mesin Fax

Berkomunikasi dengan faksimil bisa lebih hemat pulsa daripada lewat telepon sebab orang Indonesia senang berbasa-basi sebelum menyampaikan maksud sebenarnya. Dengan mengirimkan secara tertulis, pesan dapat disampaikan dengan cepat, jelas dan murah.


B

anyaknya pulsa pengiriman faksimil tergantung pada lamanya transmisi tiap lembar dokumen. Yang jelas, mesin fax membutuhkan minimal 30 detik untuk “berkenalan” dengan patnernya di seberang. Layaknya dua orang yang baru bertemu, mesin fax perlu menyampaikan dulu identitas pribadi seperti nomor fax dan nama pemiliknya. Setelah itu barulah menyampaikan isi dokumen.

Dalam mengirimkan dokumen, mesin fax menyediakan 3 pilihan mode: (1) Mode Standard. Mode ini merupakan cara tercepat untuk mengirimkan dokumen yang berarti dapat menghemat pulsa. Hanya sayangnya, kualitas hasil kirimannya terkadang tidak jelas. Apalagi bila dokumen aslinya juga tidak asli (fotokopian). (2). Mode Fine. Dalam mode ini resolusi hasil kiriman lebih oke, tetapi waktu transmisinya juga lebih lama. (3). Mode Super Fine. Mode ini dapat menghasilkan hasil kiriman paling prima, yang akan sangat berguna untuk pengiriman dokumen yang penting. Tetapi tentu saja waktu pengirimannya selambat siput. Selain mengirimkan dokumen, fax juga bisa menghantarkan citra foto dengan fasilitas half tone.

Selain pemilihan mode pengiriman, cepat atau lambatnya pengiriman dokumen juga dipengaruhi kondisi jaringan telepon setempat. Gangguan (noise) jaringan telepon akan memperlambat pengiriman dokumen. Padahal sudah menjadi rahasia umum, kondisi jaringan telepon milik Telkom masih payah. Maka tak heran pada mesin fax yang tidak memiliki fasilitas error correction, gangguan ini dapat memacetkan dan menghentikan proses transmisi.

Kertas Faks

Selain untuk mengirimkan, mesin fax tentu saja bisa juga untuk menerima kiriman dokumen. Biasanya, dokumen itu dicetak di atas kertas yang peka panas (heat-sensitive thermal). Sayangnya kertas jenis ini mudah keriting, kusut atau terlipat-lpiat dalam mesin fax. Bila sudah begitu, hasil cetakannya sudah tidak bisa dibaca lagi. Untuk mencegah agar tidak kusut, beberapa merek mesin fax memasang roda kecil untuk menindih kertas yang sedang bergerak keluar. Dengan begitu, ujung kertas tidak menggulung balik ke dalam.

Kelemahan lainnya, gambar atau tulisan yang tercetak di kertas ini akan perlahan-lahan memudar dan hilang bila terkena sinar matahari. Bila Anda tidak menginginkan hal ini terjadi, pilihlah kertas berkualitas bisnis yang lebih baik, lembarannya lebih halus untuk menjamin kualitas cetakan yang prima. Tetapi harganya lebih mahal.

Sebelum memutuskan membeli mesin faks, sebaiknya memeriksa dulu berbagai piranti telekomuniksai yang terpasang di rumah atau kantor Anda, seperti pesawat telepon, modem atau mesin penjawab telepon (Anwering machine). Pada setiap peralatan komunikasi ini punya angka REN atau Ringer Equivalaent Number. Setiap alat telekomunikasi menyedot tenaga dari saluran telepon. Angka REN ini menunjukkan satuan tenaga yang diserap alat telekomunikasi dari jaringan telepon. Besarnya REN setiap alat telekomunikasi dapat dibaca pada buku petunjuknya atau di bagian dasar / pantat alat itu.

Jatah tenaga yang tersedia pada setiap jalur telepon adalah 3 REN. Jika jumlah REN semua alat telekomunikasi yang terpasang melebihi 3 maka kerja alat itu akan terganggu. Misalnya suara dering menjadi lirih atau tidak terdengar sama sekali. Karena itu, carilah mesin fax yang berangka REN kecil.

Tips Memilih

Pada saat memilih mesin fax periksalah dengan cermat feature atau kelengkapan yang dimiliki tiap merek fax. Mintalah kepada penjualnya untuk memperagakan cara penggunaan semua feature.Cobalah memencet semua tombol yang ada dan lihat bagaimana reaksinya. Berikut ini beberapa feature yang terdapat pada mesin fax:

· Delayed trasmission : untuk memindahkan isi dokumen ke dalam memori dulu. Kemudian pada saat reduksi pulsa termurah (malam hari) isi memori itu akan dikirim.

· Document Feeder : Setumpuk dokumen dapat terkirim tanpa harus memeasukkan tiap lembar dkomen.

· Memory : Bila mesin fax sedang mencetak dokumen, kemudian pada saat bersamaan masuk kiriman dokumen lain, maka kiriman yang terakhir disimpan dulu dalam memory untuk menunggu giliran dicetak. Selain itu, bila saat mencetak ternyata kertas sudah habis, maka dokumen yang belum tercetak disimpan dalam memori sambil menunggu pemasangan rol kertas baru.

· Copier : berfungsi untuk memfotokopi dokumen.

· Help function: untuk memunjukkan jenis gangguan yang terjadi.

· Activity log : Untuk mencetak lagi isi dokumen yang masih tersimpan dalam memori.

· Silent Ring: Untuk menerima kiriman dokumen tanpa membunyikan dering. Misalnya agar tidak menggganggu tidur di malam hari.

· Layar LCD : untuk menampilkan beberapa infomasi penting. Misalnya nomor fax yang dituju, jumlah dokumen yang terkirim, gangguan yang ada dll.

Fax Komputer

Cara berkirim dokumen lewat kabel telepon tidak hanya dimonopoli mesin fax saja. Jika Anda punya modem dan seperangkat komputer, Anda tidak perlu merogoh kocek membeli mesin fax. Cobalah periksa apakah komputer Anda mempunyai modem. Ada dua macam modem. (1) Modem internal, berupa card modem yang terpasang (bulit in) dalam CPU komputer. (2) Modem eksternal, yaitu modem yang dibeli terpisah. Untuk memasangya modem ini disambungkan pada komputer, kabel telepon dan sumber listrik.

Cara mengirimkan dokumennya adalah dengan memindahkan isi file dokumen komputer pada modem, lalu mengetikkan nomor fax yang dituju. Sedangkan untuk menerima kiriman, dokumen itu disimpan dalam memory untuk ditampilkan di layar komputer. Pada membaca layar itu, Anda bisa memutuskan untuk mencetak di atas kertas atau menyimpan berbentuk file. Sedangkan dokumen yang tidak penting dapat dihapus. Cara ini bisa menghemat kertas, sebab hanya dokumen yang penting saja yang dicetak.

Namun, pengiriman fax lewat komputer juga punya kelemahan karena komputer dan modem harus selalu hidup. Ini artinya pemborosan listrik. Selain itu kalau tidak punya scanner, komputer tidak bisa mengirimkan dokumen asli yang berisi tanda tangan, coretan tangan, foto atau gambar. Nah pilih mana?

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen: Mesin Penjawab Telepon

Masih ingat heboh rekaman telepon Jaksa Agung Andi Ghalib dengan Presiden Habibie, saat itu? Ada pakar multimedia yang menduga kaset yang beredar luas saat itu direkam dengan alat penjawab telepon. Namun fungsi sebenarnya dari alat ini bukanlah untuk kerja spionase melainkan untuk merekam pesan penelepon selagi pemiliknya sedang pergi.



Begitu telepon berdering Alat Penjawab Telephone (APT) atau answering machine secara otomatis memperdengarkan rekaman suara pemiliknya. Setelah itu, alat ini merekam suara penelepon di seberang. Kemudian ketika pemiliknya pulang keseluruhan hasil rekaman ini dapat diputar ulang dan didengarkan pesannya.

Semua merek APT bekerja dengan prinsip ini, tetapi media rekam yang dipakai bisa berbeda-beda. Ada empat cara perekaman suara:

Pertama, Kaset Tunggal. Cara ini yang paling lazim dipakai karena cukup sederhana dan murah. Alat ini menggunakan satu buah kaset untuk merekam suara pemiliknya dan suara penelepon. Jadi ketika pemiliknya meninggalkan pesan” ...saya sedang tidak di rumah. Silahkan tinggalkan pesan setelah bunyi Thit”, suara ini direkam di bagian awal kaset. Setiap ada penelepon masuk, APT memutar bagian pesan ini, kemudian segera memutar cepat kaset untuk mencari bagian yang masih kosong. Kalau sudah ditemukan, APT siap merekam pesan dari penelepon. Cara ini cukup menyebalkan terutama bila sudah banyak penelepon masuk. Pasalnya, penelepon yang paling bontot itu mesti menunggu lama. Kalau tak sabar, ia segera menutup telepon dan batal meninggalkan pesan. Karena itu, pemilik APT ini harus rajin-rajin memeriksa pesan masuk, kemudian menghapus atau menggantinya dengan kaset baru.

Kedua, Kaset Ganda. Model ini menggunakan dua keping kaset. Yang satu untuk merekam suara pemiliknya, sedangkan kaset yang lain untuk merekam suara penelepon. Sama seperti model pertama, alat ini memperdengarkan suara pemiliknya dulu. Bedanya, penelepon bisa langsung meninggalkan pesan karena suaranya direkam dengan kaset yang lain.

Ketiga: Semi digital. Model ini menggunakan mikrochips untuk merekam suara pemilik secara digital. Namun untuk merekam suara penelepon yang masuk masih memanfaatkan jasa kaset. Dengan mikrochips, waktu bisa lebih dipersingkat lagi karena tidak perlu memutar kaset secara mekanis. Sayangnya, ruang simpan mikrochips terbatas. Artinya, si pemilik harus bicara singkat, padat dan jelas.

Keempat, Full Digital. Model ini sudah membuang kaset sebagai media rekamnya. Semua pesan,-pemilik atau penelepon-,direkam dalam mikrochips, sehingga bisa memperdengarkan dan merekam suara dengan kilat. Tapi kalau Anda sering menerima banyak pesan, sebaiknya jangan pilih model ini karena ruang simpannya terbatas. Tidak bisa menyimpan lebih dari 5 menit. Bandingkan dengan kapasitas kaset yang bisa merekam selama 30-45 menit.

Kiat Membeli

Aturan utama dalam membeli alat elektronik adalah mencobanya di toko. Mintalah pada penjualnya untuk memperagakan cara mengoperasikan alat itu. Jangan sungkan menanyakan fungsi tombol yang belum jelas.

Pada dasarnya ada dua jenis APT. Pertama, APT yang dikawinkan (built in) dengan pesawat telepon atau mesin fax. Anda dapat memilih jenis ini jika belum punya telepon atau mesin fax. Kedua, APT mandiri. Alat ini dijual terpisah dan dapat disambungkan dengan pesawat telepon yang ada di rumah atau kantor.

Kedua jenis APT ini memiliki feature (kelengkapan) yang sama. Berikut ini beberapa feature yang perlu diketahui:

· Message counter : menunjukkan jumlah penelepon yang sudah meninggalkan pesan.

· Full Indikator: Lampu indikator akan berkedip-kedip bila ruang simpan hampir penuh. Lampu ini memberi “perintah” untuk segera mendengarkan pesan masuk atau mengganti dengan kaset baru. Jika tidak maka pesan yang berikutnya tidak akan terekam.

· Remote Playback: Anda bisa mendengarkan pesan masuk dari tempat lain. Caranya dengan menelepon rumah/kantor dan menekan angka sandi.

· Remote On/Off. Suatu saat dalam perjalanan, Anda baru teringat bahwa lupa mengaktifkan APT. Tidak usah bingung dan tidak perlu balik. Anda cukup menelepon nomor telepon APT serta menekan angka tertentu, maka APT akan aktif. Cara yag sama juga bisa dipakai untuk mematikan APT.

· Memo: Fungsinya untuk merekam langsung suara pemilik yang ditujukan pada anggota keluarga yang lain.

· Time stamp, yaitu penanda waktu kapan penelepon tersebut meninggalkan pesan.

Biasanya APT akan non-aktif sendiri bila saat ada penelepon masuk, Anda mengangkat gagang telepon. Artinya pembicaraan Anda tidak akan terekam. Tetapi kalau di rumah atau kantor Anda ada sambungan paralel, kemudian Anda mengangkat telepon dari ruangan lain, ada kemungkinan APT masih aktif dan merekam pembicaraan dua arah. Jadi sebaiknya hati-hati agar tidak jadi korban seperti Andi Ghalib.***

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen: Menggengam Pesan Dengan Pager

“Kalau ada apa-apa pager saja.” Kalimat ini biasa diucapkan sambil menyerahkan kartu nama atau memberi nomor tertentu. Sebelum telepon seluler (ponsel) populer, orang banyak memanfaatkan jasa radio panggil alias pager untuk menerima pesan. Terutama saat ia sedang berada di luar rumah atau kantor. Dengan begitu kapan saja dan dimana saja dia tetap dapat dihubungi.


Untuk dapat menerima pesan, syarat yang harus dipenuhi adalah punya pesawat pager. Setelah itu mendaftarkan pada penyedia jasa radio panggil untuk mendapatkan nomor ID.

Jenis Pager

Saat ada seorang ingin mengirimkan pesan, ia menelepon operator di stasiun radio panggil. Dengan menyebut nomor ID pesawat pager yang dituju, ia juga memberikan isi pesan. Oleh operator, pesan itu dimasukkan dalam komputer untuk diolah dan dipancarkan lewat gelombang radio berfrekuensi tinggi.

Begitu pesan sampai, pesawat pager akan ber-reaksi. Ada dua jenis reaksi: Bisa berupa bunyi (‘thit…thit…thit’) atau getaran (vibrasi) yang dapat dirasakan oleh tubuh. Sedang isi pesan bisa berwujud suara atau tulisan. Itu tergantung jenis pager yang kita punyai.

Ada tiga jenis pesawat pager. Pertama, jenis nada dan suara (tone and voice). Pager ini bisa mengeluarkan pesan suara (manusia). Kedua, jenis alfanumerik yang menampilkan pesan berwujud huruf dan tulisan. Ketiga, jenis numerik yang hanya bisa mengeluarkan angka saja .

Ternyata dari ketiga jenis pager ini, alfa numerik-lah yang paling diminati konsumen Indonesia. Mengapa yang lain tidak begitu disukai? Menurut mereka, tipe pager nada dan suara kadang membuat risih pemiliknya. Bagaimana tidak risih, ketika sedang berbicara dengan relasi tiba-tiba mendapat pesan yang mesra dari kekasihnya? Padahal teman bicara kita bisa ikut menguping isi pesan itu.

Sedangkan pager yang numerik kurang disukai karena hanya menampilkan angka saja. Biasanya berupa nomor telepon. Harapannya, agar pemilik pager segera menelepon pengirim pesan. Celakanya, tidak mudah mencari telepon umum di negeri ini. Kalaupun ketemu, belum tentu dalam kondisi baik dapat dipergunakan.

Untuk pager alfa numenrik, tersedia beberapa pilihan. Tergantung pada kapasitas layar bacanya. Ada pager yang menampilkan pesan 1 baris saja. Ada yang 2 baris, ada pula 4 baris. Semakin banyak baris pesan yang bisa ditampilkan, semakin besar pesan yang dapat ditampung. Tetapi juga semakin mahal harganya. Karena itu, bagi konsumen yang tidak banyak menerima pesan, sebaiknya memilih yang satu atau dua baris saja. Selain sudah cukup memenuhi kebutuhan, harganya pun lebih murah.


“Ikuti Saya”

Setelah memilih dan membeli pesawat pager, selanjutnya mendaftarkan diri pada penyedia jasa radio panggil. Untuk mencari alamat-alamat bukan pekerjaan sulit karena diperkirakan ada 40-an yang aktif beroperasi di seluruh Indonesia. Tetapi karena banyaknya pilihan konsumen bisa malah bingung menentukan yang terbaik.

Langkah awal untuk memilih penyedia jasa radio adalah melihat wilayah jangkauan (coverage area). Mintalah peta jaringan kota-kota yang dilayani oleh penyedia jasa bersangkutan. Sebuah penyedia jasa dapat beroperasi secara lokal, regional dan nasional. Semakin luas jangkauannya, tentu saja semakin memudahkan komunikasi kita. Tetapi iuran bulanannya biasanya juga lebih mahal.

Untuk layanan nasional, kita mesti lebih jeli lagi mengamati. Tiap-tiap perusahaan menawarkan jenis layanan jasa yang berbeda. Ada yang memberi layanan nasional interlokal, ada pula yang nasional non-interlokal. Apa maksudnya ini?

Layanan nasional interlokal masih membebani pengirim pesan dari luar kota dengan pulsa interlokal. Misalnya ada seorang pengusaha, pak Tanto namanya. Ia terdaftar sebagai pemilik pager di Jogja. Bila relasi bisnisnya yang di Jakarta ingin mem-pager pak Tanto, si pengirim pesan itu harus menelepon operator di Jogja.

Tips Merawat Pager

· Usahakan agar tidak menekan layar baca secara berlebihan.

· Hindari meletakkan pager di tempat panas atau terkena sinar matahari langsung

· Agar tidak jatuh, hindari menyetel dengan nada panggil getar ketika meletakkan di mejaLain lagi bila layanan itu non-interlokal. Si pengirim pesan bisa menelepon stasiun operator terdekat dengan pula lokal. Selanjutnya, stasiun operator ini yang akan meneruskan pesan ke kota tujuan. Dalam hal ilustrasi di atas, relasi Jakarta cukup menelepon operator di Jakarta.

Perusahaan yang beroperasi secara nasional biasanya memberikan layanan Follow Me. Layanan ini juga perlu diperjelas statusnya, apakah otomatis atau tidak. Secara harafiah, follow me berarti "ikuti saya.” Maksudnya ke kota mana pun pemilik pager pergi, pesan bisa tetap diterima. Layanan follow me yang tidak otomatis mewajiban pemilik pager untuk melaporkan kepergian dan kota tujuannya. Dengan begitu, stasiun operator dapat mengalihkan pesan ke kota tujuan. Sedangkan layanan follow me yang otomatis akan mengirimkan pesan ke mana pun pemiliknya pergi.

Langkah selanjutnya adalah mencermati senstivitas atau kepekaan pager. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia pernah menguji senitivitas pager terhadap 10 penyedia jasa radio panggil. Pengujian dilakukan dengan menghitung selisih waktu antara “waktu pesan dikirim” dan “waktu pesan diterima.” Dari hasil pengujian, 7 penyedia jasa dinyatakan baik karena mengirim pesan kurang dari satu menit. Sedangkan satu stasiun dinyatakan cukup dan sisanya (dua buah) dinyatakan buruk.


Pesan Tak Sampai

“Saya pengguna jasa pager E. Sudah berkali-kali saya dikecewakan. Berita yang saya kirim tidak sampai-sampai. Demikian pula, berita yang dikirim orang lain kepada saya tdai masuk-masuk.” Demikian keluhan seorang pelanggan. Keluhan lain yang sering disampaikan, terdapat kesalahan ketik. Hal ini bisa merugikan konsumen. Misalnya ada berita: “Rapat pukul 13.00 Wib.” Karena psan tak masuk, akibat dia tidak bisa mengikuti rapat. Atau karena salah menulis angka, pesan menjadi:“Rapat pukul 17.00 Wib,” akibatnya pemiliknya terlambat ikut rapat.

Ada beberapa sebab mengapa pesan tidak sampai. Sebab pertama adalah hambatan alam. Lokasi yang berbukit atau gunung dapat mengalangi pancaran gelombang radio. Cuaca yang buruk juga bisa mengganggu gelombang. Sebab kedua dalah gangguan perkotaan. Pemilik yang bermobil dengan kecepatan tinggi akan mengganggu penerimaan pesan. Gedung-gedung yang berkonstruksi kokoh juga menyulitkan gelombang radio untuk menghantarkan pesannya. Sebab ketiga adalah gangguan gelombang lain. Gelombang elektromagnetik yang dipancarakan oleh pesawat TV dan komputer dapat mengganggu gelombang pager. Demikian juga komunikasi radio di bandara.

Sebab yang lain adalah kualitas pesawat pager itu sendiri. Biasanya penyedia jasa menganjurkan pelanggannya untuk memeriksakan pesawat pagernya setiap enam bulan sekali. Selain itu juga disarankan merawat dengan hati-hati supaya pesawat pager itu tetap prima.



Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen:PONSEL: PILIH ANALOG ATAU DIGITAL

Sekarang ini terjadi kecenderungan perubahan ke arah digitalisasi teknologi. Hal yang sama juga terjadi pada teknologi telepon seluler (ponsel) atau handphone, dari analog ke digital.


Saat ini sistem ponsel yang digunakan di Indonesia adalah NMT 450, AMPS, N-AMPS dan GSM. Secara garis besar teknologi yang dipakai ada dua: analog atau digital. Dari seluruh penyelenggara jasa (provider) ponsel, baru sistem GSM (Global System for Mobile-Communication) yang menggunakan teknologi digital. Kelebihan yang dimiliki teknologi digital yaitu mempunyai karakteristik kebal terhadap derau (noise) sehingga menghasilkan kualitas suara yang baik.

Kelebihan lainnya adalah sistem perlindungan dari penyadapan, penggandaan atau pembajakan. Seperti yang telah diberitakan di media massa, banyak pemilik ponsel mengalami lonjakan tagihan rekening telepon. Ini akibat ulah pemilik telepon aspal alias asli tapi palsu. Mereka biasanya menggunakan sambungan telepon tanpa permisi, lalu membebankan tagihan pada pemilik asli. Pada sistem GSM, pemilik telepon mendapat Subscriber Identity Module-SIM card dan Personal Identification Number (PIN). SIM card merupakan mikrochip komputer yang berisi data nomor telepon dan identitas pemiliknya. Kartu ini juga dapat untuk menyimpan nomor-nomor telepon relasi dan pesan singkat (lihat fasilitas ponsel)

Enaknya lagi, pemilik SIM card ini dapat menggunakannya pada ponsel yang berbeda, cukup dengan menyelipkan kartu dan menekan kode PIN. Tiap SIM card dan pesawat telepon mempunyai kode rahasia sendiri, sehingga orang lain tiadak dapat menggunakannya tanpa mengetahui password ini.


Bagaimana Nasib Analog?

Beralihnya sistem telepon analog ke digital bisa menjadi “mimpi buruk” bagi penyelenggara jasa yang menggunakan teknologi analog seperti AMPS. Masalahnya, teknologi yang dipakai GAM berseberangan dengan AMPS sehingga jika ingin beralih GSM, mau tidak mau, pemakai sistem AMPS harus mulai dari nol lagi. Akankah sistem AMPS hanya akan jadi ampas?

Dilihat dari perkembangan teknologi nampaknya sistem analog akan ditinggalkan. Di Australia, teknologi analog yang sudah digunakan sejak tahun 1987, sudah mulai ditinggalkan pada tahun 2000.

Untuk mengantisipasi hal ini, para ilmuwan Amerika Serikat mengembangkan versi digital dari AMPS yakni CDMA (Code Division Multiple Access). Kelebihannya menurut Suara Pembaruan antara lain mutu suara digital lebih baik, bersih dan jelas serta daya jangkauannya lebih luas.

Dengan lebar pita (bandwith) sama dengan yang digunakan AMPS, CDMA mempunyai kapasitas 20 kali tanpa saling berinteferensi. Kualitas digital dicapai dengan cara mengubah sinyal suara ke dalam bentuk digital oleh pengkode suara yang mempunyai kecepatan variabel. Kualitas suara dapat diperbaiki karena suara yang dikodekan mengikuti pola pembicaraan normal dan secara dinamis dapat mengurangi derau latar.

Untuk faktor keamanan, sama dengan GSM, sinyal CDMA juga diacak sulit digandakan. Bedanya dengan GSM, pengoperasian CDMA tidak memerlukan SIM card.

Saat ini, negara yang telah menggunakan CDMA adalah Korea Selatan. Di Indonesia sendiri dari empat penyelenggara jasa AMPS, ada satu yang mulai melirik sistem ini.

Yang perlu dicatat dari sistem ini, ponsel yang bisa dipakai adalah yang bersifat dual mode, bisa digunakan untuk AMPS atau CDMA. Baru setelah pengguna AMPS habis, akan digunakan ponsel single mode. Artinya, bagi pemilik telepon AMPS bersiap-sipalah mengganti telepon Anda, sebab lambat laun sistem AMPS akan menjadi lepas.

Namun demikian, digitalisasi sistem telekomunikasi ini tidak berlangsung dalam waktu singkat. Ada waktu untuk peralihan secara alami. Dengan begitu, sebenarnya sistem telepon analog pun masih bisa dipilih untuk rencana jangka pendek, sambil menunggu ditutupnya sistem ini. Sebab ada juga beberapa kelebihan yang dimilki sistem analog: karena hadir lebih dulu, jaringan yang dibangun sistem analog telah menyebar di berbagai tempat, sehingga wilayah jangkauan komunikasinya lebih luas. Harga ponsel-nya juga lebih murah serta biaya koneksi ke penyeleanggara jasa lebih kecil daripada sistem digital.


Memilih Provider

Aspek terpenting dalam memilih provider adalah wilayah jangkauan komunikasinya. Luasnya wilayah komunikasi ini tergantung pada seberapa banyak base station yang telah dibangunnya. Untuk mengetahuinya, dapat dilihat pada peta wilayah jangkauan yang disediakan oleh penyelenggara jasa.

Tiap-tiap penyelenggara jasa menetapkan pemakaian yang berbeda-beda. Semua pemakaian ponsel dihitung berdasarkan waktu atau lamanya akses tiap bulan.

Berikut ini beberapa tips memilih provider:

· Untuk pemakaian yang jarang dan tidak begitu banyak, sistem analog masih layak dipilih. Harga ponsel murah dan wilayah jangkauannya luas.

· Sesuaikan tariff plan (pra bayar/paska bayar) dengan kebutuhan bertelepon. Tiap penyelenggaraan jasa menyediakan hal ini. Bila Anda jarang bertelepon, pilih tariff plan rendah. Sebaliknya bila sering bertelepon, pilihan tariff plan tinggi lebih menguntungkan.

· Baca kontrak perjanjian dengan seksama, terutama denda atau sanksi yang harus Anda tanggung. Dalam beberapa kasus, pemutusan kontrak secara sepihak sering menguntungkan produsen. Misalnya, Anda harus tetap membayar cicilan (jika membeli secara kredit) walaupun ponsel Anda dicuri, hilang, tidak atau tidak bisa digunakan.


Fasilitas GSM

Feature berikut ini merupakan kelengkapan standar yang telah disediakan oleh semua penyedia jasa telekomunikasi GSM:

Short Message Service, yaitu layanan jasa pengiriman pesan teks kepada pemilik ponsel. Cara kerjanya sama persis dengan radio panggil (pager). Penelepon meninggalkan pesan pada operator. Selanjutnya pesan ini diteruskan pada alamat tujuan. Hasilnya dapat dilihat pada layar display pager. Bedanya, dalam SMS, pesan diketik oleh pemilik ponsel.

DTMF Tone Signaling dengan Dual Tone Multi Frequency-DTMF, Anda dapat mengirim nada suara tertentu. Biasanya diipakai untuk menfaatkan jasa perbankan, atau untuk menghidupkan dan mendengarkan mesin penjawab telepon (answering machine) dari jauh.

Preferred Network List Management. Walaupun di luar negeri, Anda masih bisa menggunakan ponsel. Syaratnya, penyedia jasa telepon Anda telah mempunyai perjanjian kerja sama dengan negara itu.

International One-Key-Access. Secara otomatis akan menambahkan kode akses internasional bila hendak menelepon ke luar negeri.

Call Diversion. Anda dapat mengalihkan lawan bicara Anda ke nomor lain.

Call Baring. Berfungsi untuk mencegah masuknya panggilan tertentu, misalnya dari luar negeri.

Call in Progress Display. Sambungan telepon yang sedang dihubungi dapat dilihat pada layar dsisplay.

Selain itu, masih ada fasilitas lainnya yang ada pada kebanyakan ponsel:

Keypad Lock

Mencegah pengaktifan ponsel karena tombol tersebut tertekan secara tak sengaja atau tertindih dalam tas. Untuk menghidupkan atau mematikan ponsel, biasanya dengan menekan lebih dari satu tombol bersamaan

Call Waiting

Bila ada penelepon masuk, sementara Anda sedang bertelepon dengan orang lain, maka fasilitas ini akan memberi peringatan adanya panggilan tersebut yang sedang menunggu.

Call Hold

Bila Anda ingin menghubungi penelepon yang menunggu (pada call waiting) tapi tidak memutuskan sambungan dengan yang pertama, Anda dapat mengalihkan penelepon pertama pada posisi menunggu.

Phone Number Memories

Sejumlah nomor telepon relasi yang sering dihubungi dapat disimpan pada memori ponsel.

Conference Calls

Dapat dipakai untuk berbicara lebih dari dua orang secara bersamaan.

Last Number Auto Redial atau Speed dialing

Bila nomor telepon yang dipanggil belum tersambung, fasilitas ini akan terus menghubungi hingga tersambung atau akan menghubungi lagi setiap periode waktu tertentu.

Auto Answer

Secara otomatis akan segera mengangkat telepon setelah dering kedua kalinya.

Perzonalized Call Restriction

Dipakai untuk membatasi hubungan telepon yang masuk atau keluar. Misalnya hanya terbatas pada nomor sekian digit.

Fax/data

Dengan adaptor khusus, ponsel dapat disambungkan dengan mudah. Gunanya untuk pengiriman data dari fax atau komputer.

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Tips Konsumen:PONSEL: PILIH ANALOG ATAU DIGITAL

Sekarang ini terjadi kecenderungan perubahan ke arah digitalisasi teknologi. Hal yang sama juga terjadi pada teknologi telepon seluler (ponsel) atau handphone, dari analog ke digital.


Saat ini sistem ponsel yang digunakan di Indonesia adalah NMT 450, AMPS, N-AMPS dan GSM. Secara garis besar teknologi yang dipakai ada dua: analog atau digital. Dari seluruh penyelenggara jasa (provider) ponsel, baru sistem GSM (Global System for Mobile-Communication) yang menggunakan teknologi digital. Kelebihan yang dimiliki teknologi digital yaitu mempunyai karakteristik kebal terhadap derau (noise) sehingga menghasilkan kualitas suara yang baik.

Kelebihan lainnya adalah sistem perlindungan dari penyadapan, penggandaan atau pembajakan. Seperti yang telah diberitakan di media massa, banyak pemilik ponsel mengalami lonjakan tagihan rekening telepon. Ini akibat ulah pemilik telepon aspal alias asli tapi palsu. Mereka biasanya menggunakan sambungan telepon tanpa permisi, lalu membebankan tagihan pada pemilik asli. Pada sistem GSM, pemilik telepon mendapat Subscriber Identity Module-SIM card dan Personal Identification Number (PIN). SIM card merupakan mikrochip komputer yang berisi data nomor telepon dan identitas pemiliknya. Kartu ini juga dapat untuk menyimpan nomor-nomor telepon relasi dan pesan singkat (lihat fasilitas ponsel)

Enaknya lagi, pemilik SIM card ini dapat menggunakannya pada ponsel yang berbeda, cukup dengan menyelipkan kartu dan menekan kode PIN. Tiap SIM card dan pesawat telepon mempunyai kode rahasia sendiri, sehingga orang lain tiadak dapat menggunakannya tanpa mengetahui password ini.


Bagaimana Nasib Analog?

Beralihnya sistem telepon analog ke digital bisa menjadi “mimpi buruk” bagi penyelenggara jasa yang menggunakan teknologi analog seperti AMPS. Masalahnya, teknologi yang dipakai GAM berseberangan dengan AMPS sehingga jika ingin beralih GSM, mau tidak mau, pemakai sistem AMPS harus mulai dari nol lagi. Akankah sistem AMPS hanya akan jadi ampas?

Dilihat dari perkembangan teknologi nampaknya sistem analog akan ditinggalkan. Di Australia, teknologi analog yang sudah digunakan sejak tahun 1987, sudah mulai ditinggalkan pada tahun 2000.

Untuk mengantisipasi hal ini, para ilmuwan Amerika Serikat mengembangkan versi digital dari AMPS yakni CDMA (Code Division Multiple Access). Kelebihannya menurut Suara Pembaruan antara lain mutu suara digital lebih baik, bersih dan jelas serta daya jangkauannya lebih luas.

Dengan lebar pita (bandwith) sama dengan yang digunakan AMPS, CDMA mempunyai kapasitas 20 kali tanpa saling berinteferensi. Kualitas digital dicapai dengan cara mengubah sinyal suara ke dalam bentuk digital oleh pengkode suara yang mempunyai kecepatan variabel. Kualitas suara dapat diperbaiki karena suara yang dikodekan mengikuti pola pembicaraan normal dan secara dinamis dapat mengurangi derau latar.

Untuk faktor keamanan, sama dengan GSM, sinyal CDMA juga diacak sulit digandakan. Bedanya dengan GSM, pengoperasian CDMA tidak memerlukan SIM card.

Saat ini, negara yang telah menggunakan CDMA adalah Korea Selatan. Di Indonesia sendiri dari empat penyelenggara jasa AMPS, ada satu yang mulai melirik sistem ini.

Yang perlu dicatat dari sistem ini, ponsel yang bisa dipakai adalah yang bersifat dual mode, bisa digunakan untuk AMPS atau CDMA. Baru setelah pengguna AMPS habis, akan digunakan ponsel single mode. Artinya, bagi pemilik telepon AMPS bersiap-sipalah mengganti telepon Anda, sebab lambat laun sistem AMPS akan menjadi lepas.

Namun demikian, digitalisasi sistem telekomunikasi ini tidak berlangsung dalam waktu singkat. Ada waktu untuk peralihan secara alami. Dengan begitu, sebenarnya sistem telepon analog pun masih bisa dipilih untuk rencana jangka pendek, sambil menunggu ditutupnya sistem ini. Sebab ada juga beberapa kelebihan yang dimilki sistem analog: karena hadir lebih dulu, jaringan yang dibangun sistem analog telah menyebar di berbagai tempat, sehingga wilayah jangkauan komunikasinya lebih luas. Harga ponsel-nya juga lebih murah serta biaya koneksi ke penyeleanggara jasa lebih kecil daripada sistem digital.


Memilih Provider

Aspek terpenting dalam memilih provider adalah wilayah jangkauan komunikasinya. Luasnya wilayah komunikasi ini tergantung pada seberapa banyak base station yang telah dibangunnya. Untuk mengetahuinya, dapat dilihat pada peta wilayah jangkauan yang disediakan oleh penyelenggara jasa.

Tiap-tiap penyelenggara jasa menetapkan pemakaian yang berbeda-beda. Semua pemakaian ponsel dihitung berdasarkan waktu atau lamanya akses tiap bulan.

Berikut ini beberapa tips memilih provider:

· Untuk pemakaian yang jarang dan tidak begitu banyak, sistem analog masih layak dipilih. Harga ponsel murah dan wilayah jangkauannya luas.

· Sesuaikan tariff plan (pra bayar/paska bayar) dengan kebutuhan bertelepon. Tiap penyelenggaraan jasa menyediakan hal ini. Bila Anda jarang bertelepon, pilih tariff plan rendah. Sebaliknya bila sering bertelepon, pilihan tariff plan tinggi lebih menguntungkan.

· Baca kontrak perjanjian dengan seksama, terutama denda atau sanksi yang harus Anda tanggung. Dalam beberapa kasus, pemutusan kontrak secara sepihak sering menguntungkan produsen. Misalnya, Anda harus tetap membayar cicilan (jika membeli secara kredit) walaupun ponsel Anda dicuri, hilang, tidak atau tidak bisa digunakan.


Fasilitas GSM

Feature berikut ini merupakan kelengkapan standar yang telah disediakan oleh semua penyedia jasa telekomunikasi GSM:

Short Message Service, yaitu layanan jasa pengiriman pesan teks kepada pemilik ponsel. Cara kerjanya sama persis dengan radio panggil (pager). Penelepon meninggalkan pesan pada operator. Selanjutnya pesan ini diteruskan pada alamat tujuan. Hasilnya dapat dilihat pada layar display pager. Bedanya, dalam SMS, pesan diketik oleh pemilik ponsel.

DTMF Tone Signaling dengan Dual Tone Multi Frequency-DTMF, Anda dapat mengirim nada suara tertentu. Biasanya diipakai untuk menfaatkan jasa perbankan, atau untuk menghidupkan dan mendengarkan mesin penjawab telepon (answering machine) dari jauh.

Preferred Network List Management. Walaupun di luar negeri, Anda masih bisa menggunakan ponsel. Syaratnya, penyedia jasa telepon Anda telah mempunyai perjanjian kerja sama dengan negara itu.

International One-Key-Access. Secara otomatis akan menambahkan kode akses internasional bila hendak menelepon ke luar negeri.

Call Diversion. Anda dapat mengalihkan lawan bicara Anda ke nomor lain.

Call Baring. Berfungsi untuk mencegah masuknya panggilan tertentu, misalnya dari luar negeri.

Call in Progress Display. Sambungan telepon yang sedang dihubungi dapat dilihat pada layar dsisplay.

Selain itu, masih ada fasilitas lainnya yang ada pada kebanyakan ponsel:

Keypad Lock

Mencegah pengaktifan ponsel karena tombol tersebut tertekan secara tak sengaja atau tertindih dalam tas. Untuk menghidupkan atau mematikan ponsel, biasanya dengan menekan lebih dari satu tombol bersamaan

Call Waiting

Bila ada penelepon masuk, sementara Anda sedang bertelepon dengan orang lain, maka fasilitas ini akan memberi peringatan adanya panggilan tersebut yang sedang menunggu.

Call Hold

Bila Anda ingin menghubungi penelepon yang menunggu (pada call waiting) tapi tidak memutuskan sambungan dengan yang pertama, Anda dapat mengalihkan penelepon pertama pada posisi menunggu.

Phone Number Memories

Sejumlah nomor telepon relasi yang sering dihubungi dapat disimpan pada memori ponsel.

Conference Calls

Dapat dipakai untuk berbicara lebih dari dua orang secara bersamaan.

Last Number Auto Redial atau Speed dialing

Bila nomor telepon yang dipanggil belum tersambung, fasilitas ini akan terus menghubungi hingga tersambung atau akan menghubungi lagi setiap periode waktu tertentu.

Auto Answer

Secara otomatis akan segera mengangkat telepon setelah dering kedua kalinya.

Perzonalized Call Restriction

Dipakai untuk membatasi hubungan telepon yang masuk atau keluar. Misalnya hanya terbatas pada nomor sekian digit.

Fax/data

Dengan adaptor khusus, ponsel dapat disambungkan dengan mudah. Gunanya untuk pengiriman data dari fax atau komputer.

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Minggu, 12 Desember 2004

Renungan: Seandainya Ester Tidak Berpolitik

"Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu." (Ester 4:14)


Politik itu kotor! Demikian anggapan sebagian besar orang Kristen. Selama ini masih ada anggapan bahwa politik adalah upaya seseorang atau sekelompok orang untuk memaksakan kepentingannya dengan segala cara. Entah itu dengan tipu muslihat, mengorbankan orang lain atau dengan kekerasan. Mungkin itulah sebabnya mengapa hanya sedikit orang Kristen yang mau terjun ke dunia politik.

Benarkah anggapan ini? Mari kita ingat kembali kisah dari kitab Ester. Waktu itu, Israel berada di masa pembuangan. Adalah seorang pembesar yang mendapat kekuasaan besar dari raja Ahasyweros. Namanya Haman. Dia begitu membenci orang Israel, termasuk kepada Mordekhai, orang Yahudi yang berjasa menyelamatkan raja dari rencana pembunuhan. Haman berencana membantai semua orang Yahudi. Mengetahui rencana busuk ini, Mordekhai membujuk Ester--satu-satunya orang Yahudi yang memiliki akses ke pusat kekuasaan--agar memberitahukan hal ini pada raja.

Bayangkan seandainya Mordekhai dan Ester enggan berpolitik. Maka punahlah seluruh bangsa Israel. Meski sama-sama berpolitik, namun Mordekhai dan Ester masih mengindahkan nilai-nilai moral, sedangkan Haman tidak. Mordekhai dan Ester berpolitik demi kepentingan orang banyak, sedangkan Haman berpolitik demi kemuliaan pribadinya.

Orang Kristen perlu berpolitik! Bukan berpolitik demi kepentingan dirinya sendiri ataupun kepentingan orang Kristen, melainkan untuk memperjuangkan kesejahteraan umat manusia. Jika saat ini mendapat kedudukan yang strategis, seperti Ester, manfaatkan itu untuk menyelamatkan bangsa ini. "Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang [Indonesia] akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, ...Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai....(Isi kedudukan Anda saat ini)

Seandainya pun Anda hanya orang Kristen "biasa", Anda masih bisa mengubah nasib bangsa ini dengan tidak memberikan suara Anda dalam Pemilu nanti pada "Haman", tetapi pada "Ester" atau "Mordekhai". Berikan suara Anda pada orang yang tepat!

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Renungan: Seperti Anak Kecil

Seperti Anak Kecil

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya." (Lukas 18:17)


Ketika Tuhan memerintahkan Musa supaya memimpin umat-Nya keluar dari Mesir, Musa mengelak. "Siapakah aku ini? Saya tidak pandai berbicara,"kata Musa memberi alasan. Hal ini berbeda sekali dengan bocah kecil yang menawarkan lima roti dan dua ikan kepada Yesus untuk memberi makan lima ribu orang. Maka tak heran kalau Yesus lalu berkata, " Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya."

Bayangkan situasinya: Ada 5.000 orang kelaparan. Para murid bertanya pada Yesus apa yang harus diperbuat untuk mengatasi situasi ini. Lalu ada anak kecil datang untuk menawarkan bekal makan siangnya. Kalau Anda menjadi murid Yesus mungkin akan tertawa geli melihat kepolosan bocah itu. Mana mungkin makanan satu orang cukup untuk dibagi dan bisa mengenyangkan ribuan orang? Tetapi Yesus menghargai iman bocah ini.

Saya punya teman yang susah kalau diajari komputer. Lalu saya beri nasihat,"Sudahlah, berlaku seperti anak kecil saja. Coba saja semuanya lalu lihat apa yang terjadi. Yang penting jangan takut pada mesin ini." Bukankah kita juga sering begitu. "Saya tidak punya talenta mengajar Sekolah Minggu", "Rumah kami tidak layak untuk tempat Persekutuan","Saya ini pengusaha, saya tidak bisa berkhotbah." Belajarlah pada anak kecil ini. Dengan penuh iman dia menawarkan apa yang cuma sedikit yang dipunyainya, tetapi Tuhan melipatgandakan untuk memberkati banyak orang. (Wwn)

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Artikel:Cara Mendengar Suara Tuhan

Artikel:

Cara Mendengar Suara Tuhan


Ada ucapan bijak: "Orang yang mengucapkan doa tanpa mendengar suara Tuhan itu seperti orang yang menelepon orang lain, lalu berbicara terus-menerus kemudian menutup telepon tanpa memberi kesempatan si penerima berbicara."

Bagaimana cara mendengar suara Tuhan?

1. Carilah waktu dan tempat yang tenang untuk bersaat teduh. Buatlah jadwal untuk bersaat teduh setiap hari dan melakukannya secara disiplin. Yesus pun memiliki kebiasaan ini. "Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Yesus bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. (Markus 1:35)

2.Ajukan Permintaan Secara Khusus. Bertahun-tahun saya mempunyai agenda rutin ini. Pertama kali, saya meminta supaya Tuhan menghilangkan kecemasan saya terhadap tagihan, hutang dan masalah bisnis lainnya masa-masa yang berat. Lalu saya bertanya, siapa yang membutuhkan bantuanku hari itu, entah itu saudara, kenalan atau orang asing. Ketiga, saya meminta agar bisa memperbaiki diri. Lalu bertanya bagaimana caranya supaya saya bisa mendorong dua atau lebih orang agar mau melayani Tuhan. Akhirnya, saya menetapkan tujuan saya. Urutan doa ini membuat doa saya tetap terfokus.

3. Menulis Jurnal Rohani. Di dalam buku harian, saya menulis apa saja terlintas di kepala saya. Misalnya, ide untuk memajukan bisnis, nama-nama orang yang harus saya ingat dan target yang harus dicapai. Beberapa tahun lalu, saya bermimpi bisa mencipta lagu. Pada suatu pagi, impian saya ini terwujud.

4. Mempercayai Suara Hati. Ketika kecil, saya pernah malu punya ayah yang tidak berpendidikan dan bergaji rendah. Hingga suatu hari, ada dorongan hati untuk meminta ampun kepadanya.

5. Mendengar Nasihat Orang Lain. Kadangkala Tuhan berbicara kepada melalui seseorang. Nasihat itu bisa berupa janji, penghiburan atau teguran. Dengarkanlah dengan tulus.

Mike Gutwilig/Guidepost/Wwn

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Renungan : Kuasa Doa

Kuasa Doa

Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, (Kolose 1:9)


Monica lahir dan dibesarkan oleh keluarga Kristen yang tinggal di Tagaste, Afrika Utara. Dia dinikahkan dengan seorang penyembah berhala. Suaminya selalu mengkritik kesalehan Monica. Meski begitu, Monica selalu setia mendoakan suaminya (Akhirnya doanya dijawab setahun sebelum Monica meninggal. Suaminya bertobat).

Monica melahirkan 3 anak. Yang sulung bernama Agustinus yang pertobatannya di kemudian hari banyak dikenang orang. Sewaktu muda, Agustinus dikenal sebagai anak yang suka memberontak. Pada usia 15 tahun dia sudah kumpul kebo dengan seorang wanita.

Agustinus muda menekuni fisafat Manicheism yang meyakini ada dua Pencipta. Pertama, Tuhan yang menciptakan semua hal yang baik. Kedua, Roh Jahat yang menciptaka semua hal yang buruk. Para pengikutnya yakin bahwa kedua "Pencipta" ini kedudukannya setara.

Agustinus belajar ilmu retorika dan mulai berkelana dari kota ke kota untuk mengajar dan berpidato. Ketika sampai di Milan Italia, dia mendengar khotbah Ambrose yang menyadarkan dia kembali pada Kristus. Beberapa tahun kemudian, Agustinus dibimbing oleh Ambrose, lalu dibaptis pada usia 33 tahun. Agustinus meninggalkan pasangan kumpul kebonya dan bertekad melayani Tuhan. Yang menarik, pertobatan Agustinus ini tak lepas dari peran Monica, ibunya. Selama Agustinus menjadi 'domba yang hilang", Monica selalu setia mendoakan anaknya.

Beberapa tahun setelah pertobatan Agustinus, Monica meninggal dunia. Sebelum meninggal, dia berkata pada Agustinus: "Nak, tidak ada di dunia ini yang menyamai sukacitaku. Saya tidak punya keinginan lainnya lagi karena sekarang semua pengharapanku sudah terpenuhi." Apakah saat ini Anda sedang mendoakan seseorang? Jangan cepat merasa putus asa. Ingatlah Monica yang berdoa selama lebih dari 15 tahun, dan Tuhan baru menjawab doanya. (Wwn)

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More

Renungan:Lain di Bibir, Lain di Hati

Lain di Bibir, Lain di Hati

Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. (Matius 15:8)

Tuhan membenci kemunafikan. Jika kita melayani Dia, maka semestinya ucapan kita selaras dengan perbuatan kita. Bagaimana caranya melayani Tuhan dengan ketulusan?

Pertama, kita harus melayani dengan sungguh-sungguh. Kita telah ditebus untuk melakukan kehendak Tuhan. Ayat nats kita malam ini merupakan kutipan dari Perjanjian Lama. Orang Israel berjanji melayani Tuhan sebagai ucapan syukur karena Tuhan telah menyelamatkan mereka dari perbudakan di Mesir.

Kedua, kita melayani secara eksklusif. Seorang hamba tidak bisa mengabdi pada dua tuan secara bersamaan. Kita tidak bisa melayani Tuhan, sambil melayani pada hal yang lain(Mat. 6:24; Kel. 20:2,3). Meski begitu, kita bisa melayani orang lain untuk memuliakan Tuhan Yesus. Tujuan kita melayani adalah untuk menyenangkan Tuhan. Semua kekuatan kita, pengetahuan kita dan rencana kita, hanya berasal dari Tuhan.

Ketiga, kita melayani dengan sukacita. Kadangkala kita seperti anak sulung dalam perumpamaan Anak yang Hilang. Kita mungkin melakukan pekerjaan pelayanan tetapi hati kita tidak diserahkan pada Tuhan. Tuhan jelas tidak menghendaki pelayanan kita menjadi membosankan atau dikerjakan dengan bersungut-sungut. Ketika kita melayani Dia, maka kita harus melayani dengan penuh sukacita dan kita menikmati pertumbuhan rohani kita.

Periksalah pelayanan Anda saat ini. Apakah Anda melayani Tuhan dengan sukacita, ataukah Anda mengerjakannya sekadar karena menjalankan tugas Anda? Jangan sampai pada hari penghakiman nanti, kita termasuk orang yang "bernubuat, mengusir setan dan mengadakan banyak mujizat demi nama Tuhan", tetapi Tuhan berkata terus terang: "Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"(lihat Matius 7:22-23).(Wwn)

Baca Tulisan lainnya di blog Purnawan Kristanto [http://purnawan-kristanto.blogspot.com
]
Read More